Beranda Kriminal Pelaku Perampasan Handphone Dihadiahi Timah Panas

Pelaku Perampasan Handphone Dihadiahi Timah Panas

PALEMBANG,– Apes yang dialami Eko Saputra (28), Lantaran ulahnya sudah merampas Handphone korbannya, warga jalan Perintis kemerdekan Lorong Manggar Kelurahan Lawang Kidung Kecamatan IT II Palembang, diringkus anggota kepolisian unit Tekab 134 Polresta Palembang, Rabu (31/10) siang. Bahkan ketika dilakukan penyergapan, Eko mencoba melawan dan hendak kabur saat ditangkap, sehingga petugas kepolisian pun terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas.

Berdasarkan informasi yang di dapat, Ditangkapnya Eko berawal atas laporan korbannya Dadang rayhendra (47), Warga jalan barada burhanudin Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT II Palembang, yang masuk ke Polresta Palembang. Sehingga langsung ditindaklanjuti petugas unit Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang, pimpinan Kanit Pidum, Iptu Tohirin.

“Setelah mengetahui keberadaan pelaku, anggota pun langsung mengikuti gerak-gerik pelaku, saat berada digudang semen di kawasan Perintis Kemerdekan, Eko pun langsung kita lakukan penangkapan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin, saat ditemui Rabu (31/10).

Namun karena melawan dan hendak kabur, lanjut Tohirin, pelaku terpaksa dilumpuhkan. “Selain mengamankan pelaku, turut juga diamankan barang bukti berupa 1 buah Handphone merek Samsung J milik korban. Atas ulahnya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” tegasnya.

Sedangkan menurut pelaku Eko, aksi perampasan Handphone milik korban yang dilakukannya berawal saat terjadi tabrakan antara mobil korban dan mobil pelaku (angkot Lemabang-Ampera), saat berada di kawasan Jalan Urip Sumoharjo Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Lantaran tak terima, mobil angkot yang dikendarainya ditabrak mobil korban, membuat pelaku langsung merampas Hanphone korban.

“Saya merampas HP korban untuk jaminan pak, Karena dia menabrak mobil angkota saya saat itu,” ungkap Resedivis pencurian yang pernah mendekam di penjara tahun 2017 ini menyesali perbuatannya. (Cdr)