Beranda Kriminal Dua Polisi Terluka, Bandar Narkoba Keok Di Pelor

Dua Polisi Terluka, Bandar Narkoba Keok Di Pelor

MUARA ENIM —¬† Jajaran kepolisian sektor (Polsek) Gelumbang bersama Satres Narkoba Polres Muara Enim, berhasil mengungkap kasus narkoba di wilayah hukumnya yaitu di JaIan Lintas Desa Modong dan Desa Alay, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. Pelaku yang berhasil ditangkap diketahui bernama Rusman (34), warga Dusun II Desa Perambatan kecamatan Penukal Abab kabupaten PALI.

Selain mengamankan pelaku, Petugas jga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 paket narkotika jenis sabu-sabu berat brutto 25,68 gram, 61 butir narkotika extacy merk gold dan 1 bilah senjata tajam.

Kapolres Muara Enim, AKBP AfnerJuwono Slk yang didampingi Kapolsek Gelumbang dan Sat Res Narkoba Polres Muara Enim didampingi melalui Humas Polres Muara Enim Ipda M. Yarmi mengungkapkan kronologis berawal dari adanya Informasi masyarakat bahwa pelaku Rusman (34), warga Kabupaten PALi ini kerap mengedarkan dan transaksi narkoba di wilayah kecamatan Gelumbang dan Kecamatan Lembak.

Menindaklanjuti informasi tersebut Kanit Reskrim Polsek Gelumbang dan Polsek Lembak berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Muara Enim. Selanjutnya pada Selasa (27/08/2019) lalu Kasatres Narkoba Muara Enim membentuk tim gabungan yang terdiri dari Satres Narkoba Polres Muara Enim dan Polsek Gelumbang serta Polsek Lembak untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

- BACA JUGA  Spesialis Pencurian Sepatu Di Masjid Nyaris Tewas Dimassa

Dimana selanjutnya sekitar pukul 12.00 WIB tim gabungan mendapatkan informasi bahwa pelaku akan melakukan transaksi di wilayah Kecamatan Gelumbang, yang kemudian tim melakukan langkah undercover buy dan pembuntutan terhadap pelaku akan melakukan transaksi di Desa Payabakal kecamatan Gelumbang.

Namun transaksi dibatalkan dan berubah kearah perbatasan Desa Alay Kecamatan Lembak dan Modong Kecamatan Sungai Rotan. Setelah itu pelaku menuju lokasi transaksi di Desa Alai Lembak, sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku datang ke lokasi dengan membawa barang bukti narkoba.

“Pada saat pelaku akan bertransaksi, tim gabungan langsung mengamankan barang bukti dan pelaku. Namun saat akan ditangkap pelaku melakukan perlawanan dan melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh tim, dan memberikan tembakan peringatan keatas,” ungkapnya, Jum’at (30/08/2019) melalui siaran persnya.

- BACA JUGA  Sudah Ditipu Lewat Undian Nomor Telpon, Uang Rp900 ribu Di Rekening Milik Alam Raib

Lanjutnya, pada saat pengejaran salah satu anggota sempat memegang pelaku namun pelaku mendorong dengan keras anggota sehingga anggota terjatuh yang berakibat anggota mengalami patah tangan sebelah kanan.

Lalu tim yang lain melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut, yang sempat terjadi perkelahian dan perlawanan antar pelaku dan anggotanya. Kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) yang diayunkan dan diarahkan kepada anggota, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan kearah pelaku guna menghentikan serta melumpuhkan pelaku.

“Pelaku lalu dibawa ke Puskesmas Lembak dan dirujuk ke RS Bhayangkara beserta 2 anggota yang mengalami luka akibat perlawanan tersangka,” tambahnya. “Setelah tersangka dirawat selama dua hari di RS Bhayangkara Palembang. Tersangka mengalami kritis dan pada Kamis (29/08), sekitar pukul 09.45 WIB, dan tersangka dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan untuk BB narkotika jenis sabu-sabu dan extasy dibawa ke Sat Narkoba guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,”pungkasnya. (Andi/Nda)