Beranda Palembang Pasar Bedug “Donatur” Sampah Terbesar Sepanjang Ramadhan

Pasar Bedug “Donatur” Sampah Terbesar Sepanjang Ramadhan

PALEMBANG – Sudah menjadi momen tahunan ketika bulan suci Ramadhan tiba, di mana hampir disetiap penjuru Kota Palembang terdapat pasar bedug yang menjajakan makanan khas untuk berbuka puasa. Tak ayal, dengan adanya pasar musiman ini menjadi salah satu faktor penyebab membludaknya volume sampah per harinya selama Ramadhan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Palembang, Faisal AR mengatakan, biasanya sampah di Palembang yang diangkut Dinas LHK sebanyak 600-700 ton per hari. Tapi sekarang mencapai 800-900 ton per hari. “Selama ramadhan akibat adanya pasar bedug dan, volume sampah di kota Palembang meningkat 20 persen dari hari biasanya,” terangnya, Kamis (31/5/2018).

- BACA JUGA  LRT Belum Dibuka Untuk Umum

Untuk menanggulanginya, pihaknya terpaksa menambah personil untuk dapat mengangkut tambahan volume sampah tersebut. “Saat ini ada 60 personil pasukan kuning yang mengangkut sampah di ruas jalan protokol. Sedangkan untuk kawasan pinggiran, pihaknya dibantu oleh motor kaisar yang tersebar di setiap kecamatan,” tuturnya.

Meskipun ada peningkatan, lanjut dia, namun pihaknya tetap siaga dan siap menerjunkan personil untuk menyisir sampah, sebab momen ini merupakan momen musiman.

Faisal menambahkan, hal ini kuga disebabkan lantaran kurangnya kesadaran masyarakat membuat sampah masih bertumpuk, padahal urusan sampah bukan hanya pemerintah tetapi harus ada kerjasama dengan masyarakat untuk mengangkut sampah. Padahal, sebagai kota berkembang, sampah menjadi masalah serius yang saat ini terus ditangani Pemerintah Kota Palembanhlg melalui Dinas LHK.

- BACA JUGA  Iwan Ardiansyah Terpilih Bawaslu Sumsel

“Penduduk kita berjumlah 1,8 juta jiwa, dimana produksi sampahnya 1.400 ton per hari. Dari total kapasitas TPA Sukawinatan sebesar 25 hektare tinggal tersisa empat hektare. Jadi teknologi insenerator dirasa cukup efektf,” tandasnya. (Eza)