Beranda Palembang Pasukan TNI di Palembang Bentrok Dengan Puluhan Massa

Pasukan TNI di Palembang Bentrok Dengan Puluhan Massa

 

PALEMBANG,   —   Suasana Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang, Kamis (31/1/2019) pagi mendadak mencekam. Sekitar lima puluh orang dari kelompok ormas memaksa merangsek masuk ke dalam pangkalan sebagai aksi protes tidak menerima proses Pemilu 2019 yang dianggap memihak salah satu pasangan calon.

Upaya negosiasi secara persuasif yang dilakukan tidak mampu menghalangi massa dan aksi saling dorong pun tidak terelakkan. Aparat terpaksa melepaskan tembakan untuk membubarkan aksi massa yang bertindak anarkis.

Aksi massa akhirnya dapat diredam setelah aparat mengamankan koordinator aksi yang dianggap sebagai provokator.

- BACA JUGA  108 Peserta Panwascam Lulus Tes Tertulis

Kejadian tadi merupakan skenario yang dilakukan Lanal Palembang dalam latihan simulasi pengamanan Pemilu 2019.

Komandan Lanal Palembang, Letkol Laut (P) Saryanto, mengatakan, latihan pengamanan Pemilu yang dilakukan sebagai implemetasi dari latihan teori yang telah dilaksanakan sebelumnya untuk memastikan kesiapan prajurit TNI dalam membantu pihak kepolisian menghadapi ancaman gangguan kemanan pada Pemilu serentak.

“Materi hari ini kami berlatih drill Pengendalian Huru Hara (PHH) mulai dari teori dan praktek, besok latihan serupa juga akan digelar. Kami juga akan melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat maritim yang ada diwilayah Palembang,” ucap Danlanal Palembang, Saryanto usai memberikan arahan kepada para prajurit TNI AL.

- BACA JUGA  Satlantas Polresta Palembang Lakukan Rekayasa Lantas

Danalal juga mengatakan, untuk pengamanan Pemilu mendatang, Lanal Palembang menyiapkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sebanyak 100 orang personel untuk membantu pengamanan selama masa Pemilu. Menurutnya, perkuatan pengamanan dari TNI merupakan bagian dari tugas untuk menjaga keamanan bangsa dan negara.

“Intinya kami membantu mengamankan agar suasana Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden berjalan aman dan kondusif,” tutupnya.(Dee)