Beranda Sumsel OKUT Pasca Jembatan Ambruk, Lalulintas OKU Menuju OKI Terpaksa Dialihkan

Pasca Jembatan Ambruk, Lalulintas OKU Menuju OKI Terpaksa Dialihkan

img_20161130_051014
Kondisi jembatan penghubung jalur Komering menuju Palembang yang ambruk/Ardie.

OKU Timur – Ambruknya jembatan penghubung jalur Komering menuju Palembang kemarin sore, Selasa (29/11) pada pukul 17:30 WIB, tepatnya di desa Gunung Batu Kecamatan Cempaka, membuat arus lalu lintas dari Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) ke Ogan Komering Ilir (OKI) dan sebaliknya terpaksa memutar arah.

Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga OKUT, Ir Agus Sunaryo, saat dikonfirmasi mengatakan, ambruknya jembatan ini dikarenakan 2 dari 3 pilar jembatan tidak kuat menahan arus Sungai Komering yang deras, terlebih kondisi air yang tinggi akhir-akhir ini.

- BACA JUGA  Kholid Mawardi Pantau Langsung Penimbunan Jalan

Selain itu, jembatan yang dibuat oleh Provinsi ini juga sudah berdiri cukup lama sejak dibangun pada tahun 1938 dengan panjang 120 meter dan lebar 6 meter. “Usia jembatan kita akui memang sudah cukup tua, sudah tidak kuat lagi menahan terjangan arus air, terlebih situasi banjir seperti sekarang, saat ini sedang proses pembangunan jembatan baru dan belum selesai,” ujarnya.

Masyarakat yang biasa melintasi jalur tersebut, saat ini terpaksa harus memutar arah melalui jalur Baturaja yang cukup memakan waktu. “Seharusnya 3 jam bisa tembus ke Palembang dari Belitang, kalau memutar ke Baturaja bisa sampai 6 jam mas,” ujar Amri (40), salah satu sopir angkutan barang yang biasa melalui jalur tersebut kepada wartawan.

- BACA JUGA  BI Dirikan Kandang Komunal Di OKUT

Kapolres OKUT, AKBP Audy S Latuheru melalui AKP Hardan menyampaikan, bahwa saat ini pihak Kepolisian bekerjasama dengan Dinas Perhubungan OKUT telah memasang tanda dan mengalihkan kendaraan yang akan melintas di jalur tersebut. (Ard)