Beranda Kriminal 4 Penodong Di kawasan Jembatan Ampera Diringkus

4 Penodong Di kawasan Jembatan Ampera Diringkus

PALEMBANG,  —   Empat kawanan pelaku penodong yang sering beraksi terhadap pengunjung yang berfoto di bawah maupun di atas jembatan Ampera, berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Seberang Ulu l Palembang, pada Minggu (27/5).

Diketahui Keempat Pelaku Yakni, RZ alias RC (17) warga Lorong H Umar Kelurahan 9-10 Ulu, Budi Sentosa (19) warga Lorong Pendopo Kelurahan 12 Ulu, Adi Saputra (19) warga Kelurahan 1 Ulu, dan MY alias MM (16) warga Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I Palembang.

Berdasarkan data dihimpun, mereka bersama SN (DPO) sudah lima belas kali beraksi di seputaran Jembatan Ampera. Terakhir korbannya Muhammad Raffi Alamsyah (14) warga Jalan KH Balqi, Lorong Banten IV, Kecamatan SU II Palembang. Dimana Korban yang sedang asik berfoto di atas Jembatan Ampera, Selasa (22/5/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, didekati kelima pelaku yang berpura-pura meminta uang.

- BACA JUGA  Dua Terduga Bandar Shabu Dibekuk

Karena tak diberikan uang oleh korban, membuat keempat pelaku pun memukuli serta merampas ponsel milik korban.

“Setelah menerima laporan korban, kita langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk keempat pelaku. Satu pelaku berinisial S masih buron dan akan terus kita lakukan pengejaran,” tutur Kapolsek SU I, Kompol Mayestika Hidayat, di dampingi Kanit Reskrim Iptu Dwi Rio dan Panit Ipda Alkaf, saat gelar press release, dihalaman Mapolsek SU I Palembang, pada Senin (28/5).

Dijelaskan Kompol Mayestika Hidayat, motif yang dilakukan pelaku dengan berpura-pura meminta uang kepada korban. Namun, karena tidak diberi para pelaku merampas benda berharga serta memukuli korban. “Pasal yang kita kenakan kepada ke empat pelaku yakni Pasal 365 KUHP,” tegasnya.

- BACA JUGA  Gara-gara Layangan, Bocah Tujuh Tahun Dianiaya

Sedangkan RZ, salah satu pelaku mengatakan bahwa dirinya sudah enam kali melakukan aksi tersebut. “Kami minta uang, karena tidak dikasih jadi kami todong dan dipukuli Pak. Kami diajak ole SN (DPO). Uang hasil nodong itu, kami belikan minuman keras dan berfoya-foya,” pungkasnya. (Cdr)