Beranda Kriminal Juru Parkir Penyebar Video Hoax Pasien Positif Corona, Terancam 10 Tahun Penjara

Juru Parkir Penyebar Video Hoax Pasien Positif Corona, Terancam 10 Tahun Penjara

PALEMBANG,– Setelah video hoaxnya menyebar di media sosial, yang berisi rekaman berdurasi 2.03 menit, menyebutkan seorang pasien positif Corona yang dimasukkan kedalam mobil Ambulance di rumah sakit Hermina di jalan Basuki Rahmat Kecamatan Kemuning Palembang, yang belum diketahui kebenarannya.
Akhirnya seorang juru parkir RS Hermina, bernama Depriadi (33) warga jalan Ahmad Yani lorong Fajar I Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring, diringkus anggota kepolisian unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim dan Satintelkam Polrestabes Palembang, pada Sabtu (28/3/2020) malam.
Diketahui, Pelaku yang merekam menggunakan Handphone Redmi Note 5A warna silver, terhadap seorang pasien yang sedang dibawa dua orang perawat laki-laki yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), akan dipindahkan ke dalam mobil Ambulance milik RS Hermina Palembang, pada Jum’at (27/3/2020).
Tersangka sempat mengatakan kepada pengunjung rumah sakit, bahwa pasien yang dimasukan kedalam mobil ambulance tersebut merupakan pasien ‘Positif Corona’.
Usai merekam, tanpa memastikan terlebih dahulu kebenarannya kerumah sakit, pelaku pun menyebarkan video tersebut ke grup Whatsapp dengan nama “Sahabat Nusapala” yang beranggotakan 20 orang.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, di dampingi Dandim 0418/Palembang, Kolonel Arm Widodo Noercahyo, dan Kasat Reskrim AKBP Nuryono serta Kanit Pidsus Polrestabes Palembang, Iptu Hari Dinar, saat gelar press release di aula Mapolrestabes Palembang, pada Senin (30/3/2020) siang, mengatakan pelaku dengan sengaja menyebarkan video tersebut ke grup Whatsapp, namun kenyataannya pasien yang dievakuasi tersebut bukanlah pasien virus Corona.
“Oleh penyebaran video hoax tersebut, dapat menyebabkan keresahan pada masyarakat,” ucap Kombes Pol Anom Setyadji.
Atas ulahnya, lanjut Kapolrestabes Palembang, pelaku dijerat dengan pasal 14 ayat (1) atau pasal 15 UU RI no.1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana JO. UU RI no.73 tahun 1958 tentang menyatakan berlakunya UU RI no.1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana untuk seluruh wilayah Republik Indonesia dan mengubah kitab UU hukum pidana, dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun.
“Himbauan kepada seluruh masyarakat kota Palembang, agar segala bentuk informasi yang belum tentu kebenarannya, harap di saring dahulu sebel di sharing. Dari kepolisian dan TNI selalu memantau situasi kota Palembang. Dipercayakan saja kepada pemerintah, semoga masalah wabah virus tersebut cepat selesai, dan untuk masyarakat jangan panik,” tegasnya.
Sedangkan, pelaku Depriadi, menyesali perbuatannya yang melanggar hukum tersebut.
“Saya cuma iseng pak, memang benar yang merekam dan ngomong pasien Corona itu saya, dan menyebarkannya juga saya di grup Whatsapp, tidak ada yang menyuruh-nyuruh saya, memang iseng dari saya sendiri,” sesal pria yang berprofesi sebagai juru parkir RS Hermina ini, menangis menyesali perbuatannya. (Cdr)