Beranda Kriminal Jual Laptop ke Polisi, Warga Gandus Dikerangkeng

Jual Laptop ke Polisi, Warga Gandus Dikerangkeng

 

PALEMBANG,  —  Setelah melakukan aksi pencurian laptop di Perumahan Pemkot Kecamatan Gandus Palembang, Subiyanto (18) Warga Dusun I Air Hitam Kabupaten Pali yang tinggal di Gandus hendak menjualkan barang hasil curiannya tersebut.

Namun naasnya, pelaku malah menjual laptop hasil curian tersebut ke petugas kepolisian sektor (polsek) Gandus yang tengah menyamar sebagai pembeli. Pelaku pun langsung di kerangkeng ke ruang tahanan Polsek Gandus untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Gandus AKP Aidil Fitriansyah melalui Kanit Reskrim Ipda Naibaho mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Subiyanto berawal dari laporan korban yakni Fitriah. Yang mana korban telah mengalami kehilangan beberapa barang di rumahnya.

- BACA JUGA  Pakai Lampu Hasil Curian, Nelayan Diamankan

“Kita mendapat laporan dari korban. Yang mana kata korban rumahnya telah di bobol maling pada malam hari. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kehilangan kunci motor, kunci mobil, dan sebuah laptop,” Ucap Naibaho. Sabtu (30/3)

Mendapati laporan tersebut, lanjut Naibaho, pihaknya melakukan penyisiran dan memberitahukan kepada korban serta Conter-conter terdekat, jika ada yang menjual laptop maka silahkan memberi tahu pihaknya.

“Ternyata benar, pelaku menawarkan laptop hasil curiannya. Maka kita lakukanlah undercover terhadapnya. Sehingga didapatilah tersangka dan langsung kita bawa ke polsek,” Jelasnya.

- BACA JUGA  Sempat Tembak Polisi, Warga PALI Berhasil Ditangkap

Sementara,Tersangka Subiyanto mengaku jika dirinya melakukan pencurian tersebut pada Minggu (24/2) lalu. Kemudian ditangkap oleh kepolisian pada Minggu (24/3). ” Saya tidak ada uang jadi saya mencuri. Rencananya untuk jajan biasa ,kadang saya ke warnet maen game,” Ucapnya.

Diketahui, selain meringkus tersangka polisi juga menyita barang bukti yakni, satu Laptop merk Lennovo, berserta satu tas ransel, dan uang senilai Rp.100 ribu. Akibat perbuatanya, Subianto pun dikenakan Pasal 363 ayat 3 dengan ancaman 7 tahun penjara. (Rian)