Beranda Advertorial BPDASHL Musi Tanam 40 Ribu Tanaman Produktif Di Hutan Lindung Mekukus

BPDASHL Musi Tanam 40 Ribu Tanaman Produktif Di Hutan Lindung Mekukus

2785MUARA DUA – Pembalakan hutan yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar Danau Ranau, baik untuk kepentingan pribadi maupun membuka lahan perkebunan membuat kawasan hutan menjadi gundul. Untuk itulah, ditahun 2019 ini, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Musi melakukan penanaman pohom dikawasan tersebut.

“ Untuk tahun 2019 ini , kita melakukan penanaman bibit pohon produktif sebanyak 40 ribu batang. Kegiatan ini kita laksanakan bekerjasama dengan masyarakat setempat” ungkap Kepala BPDASHL Musi Siswo S Hut Msi Jumat (29/11) siang.


Dikatakan Siswo, untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan hutan lindung di kawasan HL Kemukus, BPDASHL Musi kerap melakukan sosialisasi kepada warga sekitar untuk tidak melakukan penebangan hutan dan pembakaran hutan guna membuat ladang pertanian. “Kita juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan penebangan pohon dan pembakaran hutan guna membuat ladang pertanian. Hal ini kita lakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya bencana yang diakibatkan hutan gundul” jelasnya.

Adapun bibit pohon yang kita sebar di kawasan Hutan Lindung Kemukus berupa pohom Pinang sebanyakl 20 ribu batang, bibit petai sebanyak 10 ribu batang dan bibit pohon duren sebanyak 10 ribu batang. “Ada total 40 ribu batang pohon yang kita sebar di lahan seluas kurang lebih 60 hektar. Dengan melakukan penanaman pohon ini, selain untuk memulihkan ekosistem dan mengembalikan fungsi tanah, kita juga mendapat mamfaat berupa hasil buah dari tanaman yang telah kita rawat dan jaga yang nantinya menjadi milik masyarakat” terangnya.

Sementara, Ahmad Jubaidi, Ketua kelompok masyarakat Tanjung Lestari Desa Tanjung Agung Kecamatan Banding Agung OKU Selatan yang merupakan penerima bantuan bibit mengaku sangat berterima kasih atas bibit yang diberikan oleh pihak BPDASHL Musi ini. “ Saya mewakili Masyarakat Tanjung Agung mengucapkan terima kasih kepada BPDASHL Musi yang telah memberikan 40 ribu bibit tanaman produktif” ungkapnya.


Menurut Jubaidi, bibit-bibit tersebut sebagian telah dilakukan penanaman oleh masyarakat di kawasan Hutan Lindung Kemukus. Nantinya, tanaman-tanaman tersebut akan kami rawat hingga bisa menghasilkan buah. “Tanaman tersebut pasti kami rawat, karena nantinya, buah yang dihasilkan dari tanaman yang kami tanam tersebut menjadi milik kami. Ini tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat Tanjung Agung” pungkasnya. (Red/ADV)