Beranda Kriminal Dikeroyok Puluhan Orang, Sopir Taksol Bersimbah Darah

Dikeroyok Puluhan Orang, Sopir Taksol Bersimbah Darah

 

PALEMBANG,   —   Usai dikeroyok Puluhan orang yang tak dikenal, Ahmad Aliyudi (23), warga Jalan Lumpur IV Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang, yang berprofesi sebagai Sopir Taksi Online jatuh bersimbah darah.

Korban mengalami beberapa luka tusuk ditubuhnya dan harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang.
Hal tersebut terungkap setelah ayah korban Arisman (50), melaporkan kejadian Pengeroyokan yang menimpa anaknya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, pada Senin (28/1).

Dihadapan petugas kepolisian, Arisman mengatakan anaknya (korban-red), dikeroyok oleh sekitar 10 orang yang tidak dikenal, terjadi pada Minggu (27/1) sekitar pukul 03.30 WIB, di kawasan Kambang Iwak Jalan Tasik Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

- BACA JUGA  Pelaku Begal Sadis Kawasan Plaju Berhasil Diringkus

“Anak saya bekerja sebagai sopir taksi online (Taksol), dan dia dikeroyok oleh sekitar 10 orang. Sekarang masih di rawat dirumah sakit, karena mengalami beberapa luka tusukan,” jelasnya.

Arisman mengatakan ia mengetahui anaknya sudah menjadi korban Pengeroyokan, setelah mendapat kabar dari tetangganya bernama Joni (25), bahwa korban sudah dikeroyok oleh terlapor CS dan dilarikan ke RS Mohammad Hoesin, karena mengalami luka tusuk.

“Lalu saya pergi ke rumah sakit untuk memastikan kabar tersebut, dan ternyata benar anak saya sedang dirawat karena mengalami luka tusuk diperut sebelah kanan dan kiri, luka tusuk ditangan kiri, serta luka gores dimuka sebelah kiri,” ungkapnya berharap dengan adanya laporan yang ia buat, para pelaku bisa segera ditangkap.

- BACA JUGA  Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Manager Waskita Diringkus

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui KA SPK AKP Heri, membenarkan adanya laporan dari orangtua korban atas kasus dugaan Pengeroyokan.

“Laporannya sudah kita terima, dan akan segera ditindaklanjuti. Korban merupakan salah satu driver taksi online yang menjadi korban Pengeroyokan oleh sejumlah orang yang belum diketahui identitasnya,” pungkasnya. (Cdr)