Beranda Palembang Google For Education, Satu Guru Bisa Mengajar 20 Sekolah Sekaligus

Google For Education, Satu Guru Bisa Mengajar 20 Sekolah Sekaligus

PALEMBANG,– Memasuki era 4.0, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan Sumsel, akan menggunakan teknologi pembelajaran dengan menggunakan platform Google. Dimana nantinya hal ini bisa mengatasi angka kekurangan guru yang ada saat ini.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs Widodo Mpd, saat membuka Pekan Iptek UPTD Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Sumsel Provinsi Sumsel tahun 2019, di gedung BLPT Sumsel Palembang, pada Rabu (28/8).

“Google For Education, dari program ini maka sekolah-sekolah nanti akan menggunakan gawai yang ada aplikasi Chromenya karena Chrome ini dapat mendeteksi konten-konten negatif termasuk terorisme di block dan aman berselancar di sini,” ungkap Drs Widodo Mpd.

Dengan memanfaatkan Google for education, lanjut Widodo, guru-guru dan sekolah dapat berkolaborasi dan mengatasi kekurangan guru di Sumsel. Sekolah-sekolah yang kekurangan guru dapat diajar oleh guru yang qualified di Sumsel caranya terkoneksi dengan Google tersebut.

- BACA JUGA  Kanwil Sumsel Siap Kerjasama Dengan Kedutaan Malaysia

“Jadi satu guru bisa mengajar 20 sekolah sekaligus, selanjutnya manfaat dari Google for education ini sekolah-sekolah yang mempunyai kemampuan untuk berkolaborasi dengan sekolah lain tak hanya berlaku di Sumsel saja tapi sekolah lain di luar negeri, sekolah elite yang dianggap sebagai sumber atau rujukan bisa dikondisikan mengajar bersama-sama,” tegasnya.

Dia juga mengatakan guru dalam satu sekolah bisa join atau bergabung dengan sekolah dari negara lain untuk mengajar materi yang sama.

“Dengan begini maka Sumsel memasuki era baru, Dan Sumsel provinsi pertama di Indonesia yang melaunching akun sebanyak 325 ribu yang terkoneksi dengan Google. Maka dari itu pak Gubernur bisa mensosialisasikan program-program beliau kepada warga termasuk kepada kelompok millenial, tentu saja kontennya diatur tim lain bahwa Gubernur bisa membagikan kebijakan beliau, seperti program hukum, pertanian, perikanan dan lainnya dengan akun ini,” jelas Widodo.

- BACA JUGA  Meski Terindikasi Narkoba, Siswa Baru Tetap Diterima Di SMKN 2 Palembang

Jadi syaratnya sederhana, sekolah harus punya jaringan internet dan di Sumsel 95 persen sekolah baik SMK dan SMA sudah memiliki jaringan internet.

“Kami harapkan Bupati dan Walikota bisa ikut bergabung. Jadi apabila dari SD sampai SMA bisa terkoneksi dengan Google for Education, maka seluruh anak di Sumsel bisa mendapatkan mutu pelajaran yang sama di dunia,” tutupnya. (Cdr)