Beranda Sumsel OKUT Terkait Mata Pilih, Panwaslu OKUT Bentuk Posko Pengaduan

Terkait Mata Pilih, Panwaslu OKUT Bentuk Posko Pengaduan

Pimpinan Panwaslu Kabupaten OKU Timur Secara Simbolis Mensosialisasikan posko pengaduan P2DP2

MARTAPURA   —   Untuk melaksanakan fungsi pengawasan serta menindaklajuti surat dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia maka Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten OKU Timur Membentuk posko Penerimaan Pengaduan Daftar Pemilih Pemililhan (P2DP2).

Ketua Panwaslu OKU Timur, Ahmad Ghufron didampingi Benny Tenagus serta Agus Purnawan selaku pimpinan panwaslu lainya mengatakan, jika pembentukan posko P2DP2 ini ialah penindaklanjutan surat dari Bawaslu RI. “Tertanggal 26 Maret 2018 kemarin kita menerima surat dari Bawaslu RI nomor : 0484/K.Bawaslu/PM.00.00/III/2018. Secepatnya kita bentuk posko P2DP2 ini,” katanya Rabu (28/3)

Selain surat dari Banwaslu RI, tambah Ahamad Ghufron, kita merima secara lansung instruksi Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan perihal pembentukan posko P2DP2, Panwas Kabupaten OKU Timur kembali meneruskan instruksi kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang tersebar di 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten OKU Timur.

“Maka kami baik disekretariat Panwaslu Kabupaten maupun di Panwascam di 20 kecamatan membuka posko pengaduan daftar pemilih pemilihan agar masyarakat yang potensial untuk memilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel mendatang,” tambahnya.

Perlu kita ingat dan diingtakan kembali kepada masyarakat, imbuh Ahmad Ghufron, Pilgub mendatang jatuh pada tanggal 27 Juni 2018. Akan tetapi bagi masyarakat belum merekam KTP elektronik dapat melapor keposko pengaduan P2DP2 secara administratif dan terdaftar di DPTsegera mendapat pelayanan tentang tata cara Pilgub.

“Kedapanya Panwas Kabupaten OKU Timur segera bekerjasama dengan menyampaikan ke Dinas Dukcapil atas laporan masyarakat tersebut, agar masyarakat dapat terdaftar di DPT karena telah memenuhi persyaratan dalam memberikan hak pilihnya,” tutupnya. (RA)