Beranda Pemkot Pemkot Akan Permak Trotoar di Sepanjang Kawasan Sudirman

Pemkot Akan Permak Trotoar di Sepanjang Kawasan Sudirman

Palembang – Wali Kota Palembang, H. Harnojoyo, S. Sos. mengemukakan, rusaknya pedestrian atau trotoar mulai dari Pasar Cinde, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran Air Mancur, menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Dengan dana Rp. 2,5 miliar, pedestrian tersebut kini sedang diperbaiki dan akan dibuat seperti yang ada di jalanan negara Singapura.

Harnojoyo pun mengakui bahwa pedestrian di sepanjang ruas salah satu jalan protokol di Kota Palembang ini mengalami kerusakan. Untuk itu, pihaknya segera mengembalikan fungsi pedestrian, sehingga tidak hanya menjadi ruas yang nyaman bagi pejalan kaki, tetapi juga bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata. “Kalau di luar negeri, suasana malam tidak pernah mati. Kita juga menginginkan hal yang sama, dan Palembang akan kita sulap pedestriannya seperti di kota internasional, layaknya Singapura,” ujarnya di Palembang, Selasa (27/9).

- BACA JUGA  Pemkot Solok Gali Potensi Di Palembang

Masih menurut Harnojoyo, penataan pedestrian ini akan dilakukan di sepanjang Jalan Sudirman mulai dari Pasar Cinde sampai Bundaran Air Mancur tersebut bakal diperlebar lima meter. “Kalau sebelumnya hanya sekitar 3 meter, tapi sekarang kita buat menjadi 5 meter. Desainnya juga dipercantik sehingga menarik,” ungkapnya.

Harnojoyo melanjutkan, penataan pedestrian di jalan protokol itu memang jadi prioritas pihaknya. Karena, selain untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki, juga sekaligus mempercantik kawasan Sudirman yang merupakan salah satu pusat kegiatan perekonomian di Kota Palembang. “Sekarang pedestrian di sana sudah rusak, malah ada yang sampai hancur. Nah, ini yang diperbaiki. Nanti, perbaikannya juga menyeluruh, termasuk penataan parkir di Sudirman,” paparnya.

- BACA JUGA  MUI diharapkan Bisa Jadi Garda Terdepan Kerukunan Umat Beragama

Harnojoyo juga menambahkan, selain penataan pedestrian di Sudirman, pihaknya juga akan melakukan penataan di Kawah Tengkurep, Bukit Siguntang, Benteng Kuto Besak (BKB) dan kawasan 7 Ulu. “Untuk BKB akan dibuat taman, sehingga jadi ruang terbuka hijau. Dananya sekitar Rp. 5 miliar, yang juga berasal dari APBN. Nanti di BKB juga akan ada Tugu Belido, yang akan buat seperti kawasan wisata Merlion Park di Singapura,” ucapnya lagi.

Berbicara urusan dana untuk kegiatan itu, Harnojoyo menyatakan bahwa saat ini sudah disiapkan dana sebesar Rp. 3 miliar dari APBN. “Tapi besaran itu masih belum cukup. Sekarang kami bersama Pemprov Sumsel juga terus berjuang untuk meminta dukungan dana dari pusat,” akunya sembari menutup pembicaraan. (Benny Adriansyah)