Beranda Palembang Rumah Zakat Sumsel Targetkan 12 Desa Berdaya

Rumah Zakat Sumsel Targetkan 12 Desa Berdaya

 

PALEMBANG,    —   Rumah Zakat (RZ) Sumsel tidak hanya memberikan bantuan untuk korban bencana atau memberikan zakat kepada yang membutuhkan. Akan tetapi RZ juga memberikan pelayanan bagi masyarakat dengan program Desa Berdaya.

Melalui program Desa Berdaya RZ menggeser perhatian dari kota ke desa, dengan melibatkan sumber daya mikro di kampung atau desa. Pada tahun 2018 lalu RZ Sumsel telah berdayakan sebanyak 23 desa di Sumsel. Desa Berdaya ini guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil.

“Tahun 2019 ini kita menargetkan ada 12 desa di Sumsel yang akan kita berdayakan,” ujar Branch Manager RZ Sumsel, Hadi Yudasta disela kegiatan Media Gtahering, Rabu (27/03).

Dikatakan Hadi, RZ melihat bahwa aspek di desa banyak yang kurang tersentuh, terutama pemberdayaan manusianya, hal inilah yang menjadi fokus RZ ketika menginisiasi program Desa Berdaya.

- BACA JUGA  Hutan Tropis Band Launcing Album 3500Hz, Ketua DPP IWO Jodi Yudono Apresiasi Kiprah Jimmy Delvian

Alhasil, pada tahun 2017, RZ telah membina 1.056 Desa Berdaya di 172 kota/kabupaten di 21 provinsi. Dan ditahun 2018 RZ membina 1.259 Desa Berdaya di 30 provinsi se Indonesia.

Lanjutnya, setiap desa yang dibina mendapatkan Rp 100 juta minimal. Biaya tersebut didapatkan dari dana CSR dan zakat dari masyarakat.

“Desa yang kita berdayakan ini tidak hanya diberi sumbangan saja, akan tetapi kita bina sampai desa tersebut mandiri dan menjadi penyalur zakat juga,” tuturnya lagi.

Desa Berdaya, kata Hadi, merupakan program pemberdayaan RZ dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yaitu program capacity building (pembinaan masyarakat, red), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiap-siagaan bencana, dengan target lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahan.

- BACA JUGA  LRT Palembang Sepi, PT KAI: No Comment

Sementara itu, Relawan Inspirasi Rumah Zakat di Desa Berdaya Rejojadi Kecamatan Sembawa Banyuasin, Heri Sumardi mengatakan, banyak pemberdayaan baik ekonomi dan capacity building.

“Alhamdulillah melalui program ini banyak masyarakat yang terbantu,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ari Saputra Relawan Inspirasi Desa Talang Balai di Kabupaten Ogan Ilir juga menyampaikan hal yang sama, dalam pemberdayaan ekonomi dilakukan pembinaan ternak kambing, sapi dan lele. “Sampai saat ini kita telah memberikan sebanyak 3 ekor sapi kepada masyarakat,” tutupnya. (Elsa)