Beranda POLDA Polres OKU Hendak Bakar Kantor KPU, Ratusan Massa Terlibat Bentrok

Hendak Bakar Kantor KPU, Ratusan Massa Terlibat Bentrok

 

BATURAJA  —  Ratusan massa dari salah satu pendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terlibat bentrok dengan sejumlah aparat kepolisian yang bertugas mengamankan kantor KPU OKU.

Hal ini ini dipicu karena ada seorang pemuda yang memaksa ingin menyalurkan hak suaranya di TPS 1 Kemala Raja meskipun dihatinya sudah terdapat tinta tanda sudah menyalurkan suara atau mencoblos.

Kericuhan itu berhasil diamankan oleh petugas pengamanan dari Polisi, TNI dan Linmas yang bejaga. Kondisi diamankan.

Siangnya usai melaksanakan penghitungan suara. Saat petugas PPS hendak membawa kotak dan hasil penghitungan ke pihak PPK yang ada di Kecamatan, rombongan yang dikawal petugas pengamanan di hadang oleh lima orang tidak dikenal untuk merampas kotak yang ada di dalam mobil tersebut.

Polisi penjagaan dan petugas patroli mengetahu hal tersebut. Terjadi perkelahian antara petugas keamanan dan lima orang tidak dikenal itu. Pertarungan sengit terjadi sampai seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam. Dengan kesigapan dan persiapan yang ada petugas pengamanan berhasil melumpuhkan kelima orang itu dan membawanya ke Mapolres OKU untuk diamankan.

Pihak Intelkam Polres OKU mendapat pemberitahuan jika akan ada aksi masa 600 orang akan melakukan aksi dan berencana membakar kantor KPU OKU. Mendapat kabar itu pihak Polres OKU langsung menurunkan petugas pengaman, dinantu Pol PP dan TNI turun kelapangan.

Apalah daya, banyaknya massa aksi menjadi tidak terkendali. Pengaman yang dilakukan mendapat perlawanan. Aksi masa itu berlangsung anarkis. Aksi lempar melempar dan bakar ban terjadi.

Ratusan polisi dikerahkan. Kerumunan masa dibubarkan oleh tim shabara mengendarai sepeda motor menerobos titenga masa. Fokus masapun terpecah. Saat itu lah mobil pihak kepolisia menyemprotkan air membubarkan masa dan akhirnya dapat dikendalikan.

Hal ini terungkap dalam simulasi sistem pengamanann (Sispam) Kota Polres OKU dan Kodim 0403 OKU Siap mengamankan pesta demikrasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018 yang digelar Selasa (27/2) di halaman Terminal Batukuning.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati OKU, Drs  H Kuryana Azis, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari dan Komandan Kodim 0403 OKU Letkol ARM Agung Widodo beserta jajarannya Ketua KPU OKU Naning Wijaya dan Anggota Panwaslu OKU, Yeyen Andrizal.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandarimengangatakan kegiatan simulasi ini dilakukan sebagai persiapan pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018. Pada Pilkada nanti lebih kurang 400 lebih petugas akan diturunkan. Tentunya juga akan dibantu dari Pihak TNI, Pol PP, Linmas dan Petugas PBK OKU.

Sementara Ketua Pelaksana Simulasi AKP Sumaryono saat menyampaikan laporan kegiatan mengatakan, kegiatan ini dilakukan juga untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang dinamis. Hal ini dalam rangka mencapai sasaran pada operasi Mantap Praja Musi 2018 Polres OKU, secara efektif, efesien dengan memegang prinsif profesionalisme.

“Simulasi latihan Sispam Kota ini dibagi tiga. Petama,Latihan untuk meningkatkan pengetahuan personil tentang teknis sistem pengamanan kota. Ke dua Gladi simulasi sispam kota di ikuti oleh 440 personil dari TNI, Polri, Sat Pol PP dan peserta pendukung,” kata AKP Sumaryono secara keseluruhan diikuti sebanyak 600 personil. (Her)