Beranda RILLIS Gandeng Kementerian Kebudayaan, PWI Gelar Pelatihan Jurnalisti

Gandeng Kementerian Kebudayaan, PWI Gelar Pelatihan Jurnalisti

 

PALEMBANG  —  Sebagai bentuk upaya mengedukasi masyarakat terutama generasi millenial di era revolusi Industri 4.0, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan menggelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Kaum Millenial.

Pelatihan yang digelar di Aula Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (26/5) ini terselenggara atas kerjasama dengan Kementerian Kebudayaan.

Pelatihan diisi langsung oleh Sugiarto dari Wakil Bidang Pendidikan PWI Sumsel dan Jeane Fitria dari Radio Elshinta Palembang. Dan dibuka secara resmi oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar didampingi Sekretaris Dwitri Kartini, Bendahara Novas Riadi dan Jajaran Pengurus Harian Anwar Rasuan dan jajaran Pengurus lain.

- BACA JUGA  Timnas All Star Libas Persimura Legend 8-0

Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar pada acara pembukaan mengatakan bahwa agenda edukasi ke masyarakat ini memang perlu dilakukan. Apalagi mengingat edukasi ini diberikan ke generasi millenial untuk menangkal hoaks atau warta dusta.

“Dan hari ini kami sangat mengapresiasi karena luar biasa antusiasnya diikut oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi. Diharapkan ini bisa menangkal hoaks di kalangan generasi millenials,”ujar Firdaus Komar saat membuka pelatihan.

Lanjut Firdaus, bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan rutin yang bukan hanya millenials mahasiswa tapi juga pelajar sehingga PWI Sumsel sebagai organisasi yang menaungi wartawan terus berkontribusi memberikan edukasi ke masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan.

- BACA JUGA  Tak Mendapat Izin Gubernur Sumsel, Ronaldinho Tour 2019 Dipindahkan ke GBK

“Mudah-mudahan kerjasama dengan Kementerian Kebudayaan ini akan terus dibangun baik dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik maupun kegiatan lain,”harapnya.

Sementara itu, Penutupan Pelatihan ditutup oleh Kementerian Kebudayaan diwakili dari Dinas Kebudayaan Abdul Gani. Menurutnya, kegiatan pelatihan ini sangat edukatif sekali untuk masyarakat dan harus terus dilakukan.

“Apalagi pelatihan digelar di museum SMB II Palembang. Dan ini sekaligus mengenalkan kembali sejarah-sejarah dengan mengunjungi Museum SMB II Palembang,”pungkasnya. (Rill)