Beranda Nasional TANGERANG Tiga Raperda Baru Akan Segera Disahkan

Tiga Raperda Baru Akan Segera Disahkan

 

TANGERANG,   — Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Tangerang akan segera disahkan. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan penetapan rancangan peraturan Daerah (Raperda) menjadi peraturan Daerah dan penyampaian penjelasan Walikota Tangerang mengenai 3 Raperda Kota Tangerang Rabu (26/6).

Adapun tiga Raperda yang bakal segera disahkan tersebut adalah Raperda tentang santunan kematian bagi masyarakat miskin,Raperda tentang pelestarian harta benda budaya di Kota Tangerang dan Raperda perubahan Perda no.17 tahun 2011 tentang retribusi perizinan tertentu.

Dalam Paripurna yang di gelar di gedung DPRD Kota Tangerang, terlihat semua anggota fraksi di DPRD Kota Tangerang menyetujui hal tersebut dengan ditanda tangani persetujuan bersama tentang Perda tersebut.

- BACA JUGA  Disnaker Tangsel Buka Posko Pengaduan THR

Terkait soal perda santunan kematian ini panitia khusus (Pansus) DPRD dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa nantinya santunan kematian ini agar dapat dianggarkan di APBD setiap tahunnya dengan besaran dana tiga juta rupiah untuk ahli waris.

Kendati demikian,tidak semua ahli waris masyarakat miskin dapat mengajukan dana kematian tersebut,karena dana kematian tersebut tidak akan diberikan kepada kematian yang disebabkan bunuh diri,kena hukuman mati,pernah kena hukuman pidana diatas satu tahun serta kematian yang disebabkan atas bencana alam.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan,bahwa dana santunan kematian ini nantinya akan segera di laksakan,bahkan saat ini Pemkot Tangerang mengejar supaya dapat di anggarkan di Anggaran Dana Perubahan.

- BACA JUGA  Pimpinan Daerah Tangsel Melayat Ke Rumah Duka Kabid Smart City

“Untuk dana kematian ini,kita akan segerakan namun hal itu tentunya ada mekanismenya,kita akan liat dulu komposisi masyarakat miskin yang ada dan mekanismenya dengan adanya pengesahan dari Provinsi.

Jika keburu dianggarkan perubahan ini kita masukan,namun jika tidak keburu ya tentunya di Tahun 2020” ujar Arief.(Alex)