Beranda Kriminal Otak Pelaku Penodongan Suporter SFC Dilumpuhkan

Otak Pelaku Penodongan Suporter SFC Dilumpuhkan

 

PALEMBANG,  —   Otak pelaku Penodongan suporter Sriwijaya FC di jalan Gubernur H Bastari tepatnya di depan kantor Kejati Sumsel, berhasil diringkus anggota kepolisian unit Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang, pada Rabu (26/6) siang.

Pelaku yakni Sandi Arifin (24) warga jalan Pangeran Ratu perum Amin Mulia Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang. Arifin terpaksa diberikan tindakan tegas oleh petugas, dilumpuhkan timah panas dikaki kanannya, lantaran berusaha kabur saat dilakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, di dampingi Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin, mengatakan penangkapan para pelaku kejahatan jalanan ini, merupakan upaya keras dari seluruh Opsnal Satreskrim Polresta Palembang.

- BACA JUGA  Tak Terima Dikeroyok Pria Beristri, Bujangan Lapor Polisi

“Ini pelaku yang ditangkap tim Tekab 134, merupakan pelaku yang sangat meresahkan masyarakat menodong di jalanan raya khususnya suporter pertandingan sepak bola,” ujar Yon Edi Winara, saat diwawancarai awak media, pada Rabu (26/6) sore.

Masih dikatakan Yon, dalam melancarkan aksinya pelaku bersama dengan kelompoknya menghadang korban di jalan usai menonton pertandingan sepak bola, lalu melakukan perampasan terhadap Handphone korbannya.

“Barang bukti yang diamankan ada sepeda motor dan senjata tajam jenis pisau. Pelaku diberikan tindakan tegas, lantaran melawan berusaha kabur saat ditangkap. Atas ulahnya, pelaku dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman diatas 5 tahun penjara,” tegas Yon.

- BACA JUGA  Dua Sahabat Saling Tikam Di Pos Ronda

Diketahui sebelumnya, anggota Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang, terlebih dahulu meringkus satu pelaku kelompok penodongan suporter sepak bola bernama Hendriansyah (15), pada Minggu (23/6).

Kemudian anggota melakukan pengembangan, dan kembali berhasil meringkus pelaku lain yakni Sandi Arifin, yang diduga otak pelaku Penodongan. (Cdr)