Beranda Kriminal Lompat Dari Mobil Patroli, Pelaku Penodongan Dipelor

Lompat Dari Mobil Patroli, Pelaku Penodongan Dipelor

 

PALEMBANG,    —    Dengan modus menuduh korbannya melakukan penodongan terhadap adik kandungnya, Muhammad Yusuf (22) beserta adik iparnya DN (DPO), warga jalan Gubernur H Bastari lorong Kejaksaan Kecamatan Jakabaring, melakukan perampasan satu unit Handphone merek Oppo A7 milik korbannya bernama Nursidik (17) warga jalan Di Panjaitan Kecamatan Plaju Palembang, pada Selasa (18/6) malam.

Tak hanya melakukan perampasan, saat berada di tempat kejadian di atas jembatan Ampera, pelaku Muhammad Yusuf mengajak korban untuk ikut berkeliling menggunakan sepeda motor korban dengan ancaman senjata tajam jenis pisau.

Namun, saat diajak jalan di depan pintu masuk Tol Palembang Indralaya, sang korban Nursidik nekat melompat dari motor dan langsung mengadukan peristiwa yang dialaminya ke petugas kepolisian yang kebetulan tengah melintas di lokasi tersebut.

- BACA JUGA  Terlibat Aksi Begal, Cewek ABG Diringkus Polisi

Mendapat laporan dari korban, Petugas pun langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Tak lama berselang, kedua pelaku pun berhasil diringkus oleh petugas Patroli Jalan raya (PJR). Namun, saat hendak dibawa ke Polresta Palembang, kedua pelaku melompat dari mobil PJR dan kabur melarikan diri.

Petugas pun kembali melakukan pengejaran terhadap keduanya. Namun keduanya berhasil kabur. Unit Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang, pimpinan Iptu Tohirin yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran.

Satu tersangka atas nama Muhammad Yusuf berhasil diringkus pada Selasa (25/6) sore. Namun adik iparnya DN berhasil melarikan diri. Tak hanya itu, petugas pun terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas karena masih mencoba kabur saat akan ditangkap.

- BACA JUGA  Alasan Untuk Kebutuhan Ekonomi, Tomi Nekad Nyolong Motor Tetangga

“Pelaku ini melancarkan aksinya merampas HP korban, bermodus menuduh korbannya sudah melakukan penodongan terhadap adiknya. Setelah Hp korban dirampas, pelaku membawa korban berkeliling untuk mengambil sepeda motor korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, di dampingi Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana, melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin saat di wawancarai Rabu (26/6) siang. (Cdr)