Beranda Palembang Bagindo Menilai Pemeriksaan KPK Berbau Politik

Bagindo Menilai Pemeriksaan KPK Berbau Politik

 

PALEMBANG   —  Pengamat politik Bagindo Togar Butarbutar menilai adanya pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap mantan ketua komisi pemilihan Umum (KPU) Eftiyani, pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palembang Reimon serta mantan Sekda Kota Palembang yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas di Provinsi Sumatera Selatan Ucok Hidayat, berbau politik.

Hal ini lantaran pemeriksaan tersebut dilakukan saat menjelang pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak 2018. “Banyak yang bertanya apakah pemeriksaan saksi-saksi kasus hukum itu memang terjadwal atau dirancang jadwalnya,” ungkap Bagindo Togar, Jumat (26/1).

Dalam pesta demokrasi ini, lanjutnya, tentu saja warga Palembang berharap agar tidak ada rekayasa dan kisruh saat menjelang pilkada.

“Tentu saja warga Palembang berharap, tidak ada rekayasa momentum dan persepsi dengan melakukan pemeriksaan kembali beberapa saksi. Baik dari unsur pejabat Pemerintah maupun swasta yang terkait sengketa Pilkada Kota Palembang Tahun 2013 lalu,” ujarnya.

Menurut Mantan Ketua IKA Fisip Universitas Sriwijaya ini, rakyat Palembang memang sangat sulit melupakan kasus hukum tindak pidana penyuapan dalam Sengketa Pilkada Palembang 2013 lalu.

Tapi, disisi lain sulit juga terbantahkan bila persepsi masyarakat, cenderung mengatakan ada kepentingan politik tertentu yang tengah berinteraksi dengan institusi Hukum melalui, sengketa Pilkada yang telah lama pernah terjadi.

“Kenapa pemeriksaan kembali para saksi tidak dilakukan 1 atau 2 Tahun yang lalu, sehingga tidak mempengaruhi ritme maupun harmonisasi tatanan penyelenggaraan pesta demokrasi yang waktunya semakin dekat,” pungkasnya. (EZA)