Beranda Kriminal Setubuhi Pacar Hingga 7 Kali, Tukang Servis Elektronik Ditangkap Polisi

Setubuhi Pacar Hingga 7 Kali, Tukang Servis Elektronik Ditangkap Polisi

PALEMBANG,– Kasus Pemerkosaan kembali terjadi di kota Palembang. Kali ini Yang dialami oleh seorang perempuan berinisial FD (22), warga jalan Jepang Kecamatan Sematang Borang Palembang.

Hal tersebut terungkap setelah Hendri (22), warga jalan Mayor Zen Lorong Harapan Jaya I Gang Azhari Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang, diringkus unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Palembang, pada Selasa (23/10) siang.

Pria yang berprofesi sebagai tukang servis elektronik ini diringkus lantaran sudah melakukan aksi Persetubuhannya dengan korban FD yang merupakan pacarnya sendiri.

“Penangkapan ini berdasarkan laporan orang tua korban ke Polresta Palembang,” ucap Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kanit PPA Iptu Henny Kristyaningsih, saat dikonfirmasi, Rabu (24/10).

Selain mengamankan pelaku Hendri, lanjut Henny, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa baju korban dan hasil visum.

“Dari pengakuan pelaku, mereka ini awalnya berkenalan di Facebook, lalu mereka pacaran. Nah saat korban kabur dari rumahnya, waktu itulah pelaku memanfaatkan situasi dan mengajak korban tidur di rumah keluarganya, saat Itu pula korban diajak pelaku berhubungan intimĀ  layakanya suami-istri di gudang rumahnya sendiri,” jelas Iptu Henny.

Atas ulahnya, pelaku akan dijerat dengan pasal 81 ayat (2) jo ayat (1) undang-undang Perlindungan Anak.

Sementara, Hendri ketika ditemui di ruang piket Reskrim Polresta Palembang, mengakui perbuatannya. Dimana ia sudah meniduri pacarnya sebanyak 7 kali dalam kurun waktu 8 bulan hubungan berpacarannya dengan korban.

“Saya khilaf pak melakukan ini. Memang kami ini berpacaran. Nah, kejadian itu disaat pacar saya kabur dari rumahnya. Jadi, dia saya ajak ke rumah saya, kami melakukannya di gudang rumah saya pak,” bebernya.

Ketika melakukan perbuatan itu, masih dikatakan Hendri, dirinya dan korban melakukannya atas dasar suka sama suka. “Saya tidak memaksanya pak. Hubungan ini sudah 7 kali kami lakukan, saya tidak menyesal, saya siap bertanggung jawab menikahi pacar saya pak. Cuma ibunya tidak bisa terima saya pak,” pungkasnya. (Cdr)