Beranda Kriminal Keluarga Korban Perkosaan Oknum Kades Datangi KPAI

Keluarga Korban Perkosaan Oknum Kades Datangi KPAI

PALEMBANG — Dengan ditemani keluarganya, RN (15) warga Ketapang Bening Kelurahan Ketapat Bening Kabupaten Musi Rawas Utara, Jum’at (21/9) lalu, mendatangi Mapolresta Palembang.

Maksud kedatangannya hendak menanyakan laporan yang ia buat, pada Jum’at (7/9) lalu, karena telah menjadi korban Pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) tempat tinggalnya berinisial FH (50).

“Kami kesini (Polresta Palembang), berharap polisi bisa dengan cepat menangkap pelaku (FH), karena sampai dengan saat ini masih menjabat Kades,” ucap korban yang tak ingin disebutkan namanya.

Tak hanya mendatangi Mapolresta Palembang, keluarga korban pun juga mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Palembang, berharap kasus yang sedang dijalani korban dapat berjalan cepat. “Kami minta kasus ini dikawal KPAID, agar lebih cepat,” harapnya.

Dilain tempat, Ketua KPAID kota Palembang, Romi melalui Wakil ketua KPAID Romadani, membenarkan korban telah mendatangi pihaknya terkait kasus kekerasan seksual yang dialami oleh korban.

“Ya, memang benar korban telah melapor ke KPAID. Dari keterangan korban yang kita dapat, modus yang dilakukan oleh pelaku dengan cara mengimngi-imingi korban dan dirujuk rayu disalah satu hotel yang ada di Palembang. Setelah membuat laporan, akan kita pelajari dan apabila belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian, akan kita kirim surat ke Kapolresta Palembang,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, lantaran mengetahui anaknya berinisial RN, sudah menjadi korban pemerkosaan oleh terlapor FH, yang diketahui adalah oknum Kades aktif di desa tempat tinggalnya. Membuat Leni (41), ibu kandung RN, warga Ketapat Bening Kelurahan Ketapat Bening Kabupaten Musi Rawas Utara membuat laporan di Polresta Palembang, Jum’at (7/9).

Dalam laporannya tersebut, diketahui oknum Kades berinisial FH (50) diduga telah memperkosa korban RN disalah satu kamar hotel yang berada di jalan Inpektur Marzuki Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, pada Kamis (25/8) lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

Kejadian berawal saat FH (terlapor-red) yang merupakan tetangga satu kampung korban ini datang ke Palembang hendak menemui korban yang tinggal di rumah sang bibi dikawasan Talang Kelapa Sukajadi Banyuasin.

Melalui pesan Whatsapp (WA), terlapor mengirimkan pesan kepada korban untuk mengajak korban jalan-jalan, kemudian mereka pun bertemu dikawasan Grand city Talang Kelapa.

Kemudian, setelah bertemu dan dijemput menggunakan sopir, saat itu juga korban diajak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sesampainya di TKP terlapor langsung mengajak korban masuk kedalam kamar hotel. Dengan bujuk rayu, terlapor pun mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. (Cdr)