Beranda Nasional TANGERANG Dinas Pariwisata Buat FGD Penyusunan Paket Wisata Daerah

Dinas Pariwisata Buat FGD Penyusunan Paket Wisata Daerah

 

TANGSEL,  —   Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan paket wisata daerah di Kota Tangsel bertempat di Gedung 3, Ruang 3A, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (25/6).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Judianto, menjelaskan, dalam rangka mewujudkan kota yang cerdas, modern dan religious dan untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah no 5 tahun 2012 tentang penyelenggaran pariwisata di Kota Tangsel. Untuk itu, pihaknya perlu melaksanakan penyusunan paket wisata daerah dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan di Tangsel, serta turut meningkatkan pariwisata di Tangsel diperlukan upaya kolaborasi antar semua lapisan.

“FGD penyusunan paket wisata daerah kota Tangsel ini akan dapat memberikan informasi paket wisata yang ada di Tangsel, agar lebih menarik lagi bagi wisatawan domestik maupun internasional.”ungkapnya.

- BACA JUGA  Airin Lantik Pengurus LPTQ Periode 2019-2024

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, mengatakan, penyusunan paket ini merupakan strategi pemerintah kota Tangsel untuk terus meningkatkan potensi pariwisata di Tangsel. “Tangsel hanya memiliki luas wilayah 147 km, degan jumlah penduduk 1.5 juta, kami terus menjaga tata ruang wilayah, dimana 70 persen merupakan kawasan perumahan dan pemukiman dengan sektor ekonomi yang ada perdagangan dan jasa. Pekerjaan Rumah (PR) kami bersama bagaimana Tangsel menjadi rumah dan kota kita bersama, tidak hanya dinikmati oleh masyarakatnya saja, namun juga bisa mendatangan orang sehingga efek perdagangan dan jasa tidak hanya untuk masyarakat Tangsel namun juga untuk masyarakat luar tangsel.katanya.

- BACA JUGA  Hujan Setengah Jam, Air Comberan Di Cibodas Naik Kejalan

Airin berharap dengan FGD ini bisa melihat skala mana yang harus didahulukan untuk pariwisata Tangsel. Jangan terlalu banyak, namun beberapa titik tetapi focus. Wisata sekarang bisa dibuat seperti kampung berkelir yang dibuat di kota Tangeran. “Kita bisa lakukan itu, namun kita harus focus kepada titik yang ingin kita kembangkan, namun jangan lupa kita juga harus jadi instagramable, seperti anak jaman sekarang, sehingga kita bisa menjual wisata kita melalui media sosial ini,”singkatnya.(RILL/Alex)