Beranda Kriminal Demi Modal Orang Tua, Bujangan Rela Menjambret

Demi Modal Orang Tua, Bujangan Rela Menjambret

PALEMBANG, — Anggota kepolisian buser Polsek Plaju Palembang, berhasil meringkus Mirza (21), pemuda pengangguran yang merupakan pelaku jambret yang sering beraksi di seputaran Kecamatan Plaju Palembang.

Tersangka ditangkap pada Jum’at (20/4) sekitar pukul 13.00 WIB saat sedang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio M3 BG 5077 ABI, melintas di Jalan DI Panjaitan, tepatnya depan Simpang Tiga Kayuagung Kecamatan Plaju Palembang.

Berdasarkan informasi yang didapat, tersangka Mirza bersama rekannya BD (DPO), diketahui sudah 10 kali melakukan aksi jambret. Dimana terakhir menjadi target tersangka yakni korbannya Rusmawati (54), warga Jalan Papua Raya Perumahan OPI Kecamatan SU I Palembang.

Bermula ketika korbannya sedang melintas di Jalan Kapten Abdullah Kecamatan Plaju Palembang, tiba-tiba Kedua pelaku yang juga mengendarai sepeda motor memepet Rusmawati dari arah belakang dan langsung merampas tas korban.

- BACA JUGA  Saat Beli Kopi, Bujangan Disabet Senjata Tajam

Akibat kejadian tersebut, korban pun kehilangan uang tunai sebesar Rp 1 juta, satu buah ponsel dan dokumen penting lainnya. Sehingga, wanita yang keseharian sebagai guru ini melapor ke Mapolsek Plaju Palembang.

“Ya, pelaku merupakan spesialis jambret. Pelaku tercatat sudah 10 kali melakukan aksi jambret di wilayah hukum kita (Polsek Plaju-red),” ucap Kapolsek Plaju Palembang, AKP Riska Aprianti, ketika gelar perkara di Mapolsek Plaju, Selasa (24/4) sore.

Untuk modus yang dilakukan oleh tersangka, lanjut Riska, bermula dari membuntuti korbannya dari belakang. Kemudian setibanya ditempat yang aman, kedua pelaku langsung merampas tas korban.

“Selain tersangka kita juga mengamankan barang bukti berupa, motor Yamaha Mio M3 nopol BG 5077 ABI, tas korban, serta sejumlah pakaian yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan tersangka. Atas ulahnya tersangka dikenakan dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” tegasnya.

- BACA JUGA  Dua Pelaku Pembunuh Biarawati Diringkus

Sedangkan tersangka Mirza ketika ditemui, mengatakan perannya hanya membawa sepeda motor, dan temannya BD bertugas eksekusi menarik tas korban. “Memang sudah 10 kali pak, baru pertama inilah ketangkap polisi,” akunya.

Dijelaskan Mirza, setelah berhasil menjambret, barang bukti milik korbannya langsung dijualkan oleh tersangka BD, dan uangnya tersebut dibagi dua. “Kadang Rp 300-400 ribu pak, kami bagi dua uangnya. SaSaya kasihkan uangnya kepada orang tua, untuk modal jual bensin eceran, sisanya saya belikan pakaian dan makan sehari-hari,” tutupnya. (Cdr)