Beranda Kriminal Rugi 9 Juta, Owner Arisan Laporkan Anggotanya

Rugi 9 Juta, Owner Arisan Laporkan Anggotanya

PALEMBANG,  —  Dengan di dampingi suaminya, Siti Aisyah (25) warga lorong Panglong Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang.

Maksud kedatangan Siti, pada Sabtu (24/11), yakni untuk membuat laporan kepolisian lantaran sudah menjadi korban Penipuan dan Penggelapan, yang dilakukan oleh terlapor FI (36), warga jalan Faqih Usman lorong Prajurit Ningyu III Kecamatan SU I Palembang.

Dihadapan petugas kepolisian, Siti mengatakan dirinya sudah menjadi korban Penipuan dan Penggelapan terjadi pada bulan Juni 2018 lalu, di alamat rumah terlapor. Dimana bermula, ketika korban membuka acara Arisan dengan tujuan silaturahmi.

- BACA JUGA  Pasal Penumpang, Deni Tewas Dan Ayahnya Menderita Luka Bacok

Kemudian, dalam arisan tersebut, korban mengajak terlapor untuk ikut serta dalam arisan tersebut. Namun, ketika ditengah berjalannya arisan, terlapor yang sudah menerima arisan di urutan ke tiga, selanjutnya terlapor tidak membayar uang setoran arisan lagi yang menjadi kewajiban setiap bulannya hingga arisan selesai.

“Jadi saya menutupi setoran arisan dia (terlapor-red) setiap bulan selanjutnya pak, hingga selesai. Jadi totalnya itu sebesar Rp 9.150.000 ribu rupiah,” ungkap Iis sapaan akrab korban dipanggil.

Setelah mengetahui terlapor tidak membayar uang arisan setiap bulannya lagi, lanjut korban, iapun mencoba untuk menghubungi nomor telpon dan mendatangi rumahnya. Akan tetapi, terlapor hanya memberikan janji yang juga tidak ditepatinya.

- BACA JUGA  Dipaksa Teman, Rendy Nekat Curi 4 Tabung Gas Tetangga

“Sudah sering saya datangi, tapi dia terus berjanji pak, nomor telponnya juga sekarang tidak aktif lagi. Itulah terpaksa saya laporkan dia,” jelasnya, berharap laporannya segera ditindaklanjuti petugas kepolisian.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Ka SPKT Iptu Heri, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan.

“Ya, memang benar laporan dugaan pasal 372 dan 378 KUHP sudah diterima. Untuk sekarang laporannya sedang dalam penyelidikan unit Reskrim,” pungkasnya. (Cdr)