Beranda Sumsel Muba Oknum Kader PDI Perjuangan Diduga Catut Nama Jaksa Sampai Fitnah Pengacara

Oknum Kader PDI Perjuangan Diduga Catut Nama Jaksa Sampai Fitnah Pengacara

 

SEKAYU,   —   Walau pertarungan elite politik dalam pemilihan legilatif telah usai, namun situasi politik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan semakin memanas.

Dari percakapan chat via whatsapp antara beberapa orang caleg lintas partai dengan oknum kader PDI Perjuangan berinisial AH dan DH yang bocor ke sumateradeadline.co.idterungkap ada dugaan pengumpulan dana untuk penuntasan kasus OTT Muba 2015 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan timbal balik akan PAW.

Bahkan, dari percakapan tersebut ada dugaan pencatutan nama jaksa dan fitnah terhadap pengacara M Wisnu Oemar SH MM dan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang pernah menggelar pra peradilan terhadap KPK terkait OTT Muba beberapa waktu lalu.

Ketika dimintai komentarnya, AH menjelaskan bahwa dirinya ingin berjuang untuk duduk di DPRD Muba. “Oh ini, kita ingin berjuang siapa tahu ada hasilnya” Ujar DL melalui WA.

Tanpa menjelaskan maksud alasan mencatut nama jaksa, AH mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud menyinggung pihak manapun juga karena dirinya hanya sebatas koordinasi dengan Bambang Karyanto.

“Kami sudah berjuang habis-habisan tetapi belum terpilih juga jadi dengan sisa tenaga kami berjuang dengan cara dan jalan yang kami tempuh ini” Ujarnya.

Dilain pihak, DH ketika dihubungi melalui WA mengungkapkan bahwa rekening tabungan yang dikirim ke para caleg dari PDI Perjuangan dan parpol lain yang bakal PAW bukan merupakan ajang bisnis.

“Bukan untuk ladang bisnis tetap untuk pengumpulan dana gotong royong dan seiklas saja” Ujarnya.

Dari informasi yang didapat, para caleg dimintai uang sebesar Rp.20 Juta. Berikut copas chat lengkapnya.

Wisnu itu yg dari MAKI mereka yg selama ini ngurus kasus OTT tdk pernah tuntas pak, maka dari itu kita tidak pakai mereka lagi tapi langsung bergerak sendiri melalui pak BAMBANG dan Jaksa tersebut Insya Allah akan lebih efektif n cepat
Karena MAKI juga tidak punya kepentingan mereka hanya memanfaatkan kasus ini untuk mencari uang dari semua sisi dan kesempatan

Kita lebih percaya kasus ini bisa berjalan melalui Pak BAMBANG yang menjadi saksi kunci dan pelaku langsung dalam hal ini pak,

Untuk saksi kunci sekaligus pelaku ialah pak Bambang dan Adam,
Untuk pengacara dari Kejati Sumsel,
Ditambah dengan orang terdekat pak bambang dan pak adam yg dari KPK,

Semoga kita yg nantinya akan menggantikan sebagai PAW dari OTT DPRD 2015 bisa sangat membantu dan berkontribusi pak,

Maksud kami pak, kita sudah habis habisan dalam pemilu kemarin, alangkah nanggungnya kalau kita menyerah begitu saja atau hanya menunggu kabar yg belum tentu pasti terjadi,
Apa hanya berdiam diri, sementara kawan” dari lain dapil seluruh nya sudah berangkat ke JKT pak mereka menuntut keadilan mereka pak,
Sementara dari Dapil 3 ini hanya saya seorang,
Alangkah lebih baiknya kita saling bahu membahu pak, untuk kepentingan kita juga tentunya.

Dimintai komentarnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Muba Yakup Supriyanto mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.

“Saya tidak tahu yang sebenarnya, dan akan memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi hal tersebut” Ujarnya. (Joel)