Beranda Kriminal Sebulan Buron, Pelaku Pengeroyokan Polisi Dipelor

Sebulan Buron, Pelaku Pengeroyokan Polisi Dipelor

 

PALEMBANG  —  Setelah ditetapkan menjadi target operasi (TO) pihak kepolisian, Usai terlibat aksi pengeroyokan terhadap Brigadir Robhertus Roy Ramadona (30), anggota Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), yang terjadi di depan Monunen Perjuangan Rakyat (Monpera),‎ pada Kamis (21/9) lalu.

Akhirnya, salah satu pelaku pengeroyokan, yakni‎ Dedek Nopriansyah (24), warga Jalan Kadir TKR Lorong Sari Irama Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus, berhasil diamankan anggota Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang.

Pelaku berhasil diamankan pada Minggu (22/10) malam, saat ia berada di kediaman mertuanya di kawasan Plaju. Pelaku terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas petugas karena mencoba kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap.

- BACA JUGA  "Jika Saya Bersalah Saya Rela Dibunuh"

Saat berada di Polresta Palembang, pelaku yang merupakan sopir angkot jurusan Ampera-Pakjo ini mengatakan, peristiwa itu bermula saat keduanya hampir bersenggolan mobil saat melintas di Jalan Merdeka tersebut.

“Saya mau nyalip, tapi tidak dikasih jalan, malah mau nyerempet, jadi saya sedikit emosi. Saya minggir dan turun dari mobil, disitulah kami berkelahi pak,” katanya, Senin (23/10) siang.

Sedang terlibat perkelahian, lanjut Pelaku, tiba-tiba datang temannya yang bernama Epik (DPO), dengan membawa sebilah besi, juga langsung membantu Dedek untuk memukuli anggota polisi tersebut hingga mengalami luka-luka.

- BACA JUGA  Ditabrak, Remaja Pengangguran Lapor Polisi

“Saat ribut itu, dia memang mengaku anggota polisi, tapi kami tidak percaya. Setelah itu, kami langsung lari, saya kembalikan mobil ke bos, dan saya tinggal di Plaju tempat mertua saya. Saya salah cari masalah pak, Baru kali ini pak saya berurusan dengan polisi,” sesalnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan, untuk mengejar pelaku lainnya yang masih buron. “Pelaku ini akan kita jerat pasal 170 KHUP,” singkatnya. (Cdr)