Beranda Ruang Sidang Narkoba Demi Suami, Istri Rela Masuk Penjara

Demi Suami, Istri Rela Masuk Penjara

PALEMBANG   —   Rasa sayang terhadap suaminya membuat seorang istri bernama Natalia (25) warga talang kemang Plaju Kecamatan Seberang Ulu II mau saja ketika sang suami menitipkan sebuah dompet yang berisi narkotika jenis sabu-sabu.

Namun, akibat perbuatannya tersebut, Natalia kini harus duduk di kursi pesakitan. Hal ini terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang Rabu (21/3).

Dalam sidang yang diketuai oleh Majelis Hakim Otnar Simarmata tersebut, terdakwa Natalia menerangkan jika pada saat penangkapan yang terjadi pada sabtu 19 Desember 2017 terdakwa sedang berada dirumah sendirian, karena suaminya pergi dan menitipkan dompet.

Namun ternyata, saat itu polisi datang ke rumahnya untuk melakukan penggrebekan. Melihat kedatangan polisi, terdakwa Natalia langsung membuang dompet yang berisi sabu sabu  Namun aksinya untuk mengelabuhi petigas  diketahui oleh anggota kepolisian dari Polrestabes Palembang yang mengerbek.

” Saya mengetahui bahwa yang dititipkan kepadanya adalah  narkoba jenis sabu-sabu,” terang terdakwa kepada majelis hakim.

Selanjutnya mengenai suaminya sebagai pengedar narkotika terdakwa menerangkan sudah mengetahui namun tidak terus menerus mengedarkan sabu, suami saya pernah juga kerja sebagai buruh bangunan.

Kemudian ketua majelis hakim menanyakan mengenai pernikahan terdakwa dengan suaminya (DPO). “Saya menikah dengan suami saya sekitar 5 tahun dan sudah dikarunia  satu orang anak,” ungkap terdakwa kepada majelis hakim.

Kemudian saksi sebelumnya dari anggota kepolisian yakni saksi Aguztina dan Andri menerangkan dimana dia bersama Team, sabtu 19 Desember 2017 talang kemang dirumah terdakwa, saat itu kedua saksi besama team melakukan penggerebakan. kondisi rumah terdakwa dalam keadaan terbuka lalu pihak anggota kepolisian mengucap salam dan langsung masuk kedalam rumah terdakwa.

Setelah melihat terdakwa baru keluar dari kamar mandi kemudian menuju kamar lalu saksi menerangkan kepada majelis hakim bahwa terdakwa langsung mengambil dompet dan ingin membuangnya namun bisa dicegah dan dompet itu langsung diamankan ditemukan 3 paket.

Usai mendengar keterangan saksi saksi tersebut JPU Sigit subiantoro mendakwa Natalia dengan pasal 112 (1) dan pasal 114 (1) UU NO 35/2009.(Rah)