Beranda Kriminal Narkoba Peredaran 5,9 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan

Peredaran 5,9 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan

PALEMBANG– Jajaran Direkturan Reserse Narkoba Polda Sumsel bekerja sama dengan Dan Lanud dan Avsec Palembang berhasil menggalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 5.9 Kilogram. Selain mengamankan barang bukti narkotika petugas juga mengamankan tujuh orang tersangka yang berasal dari Jawa Barat.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, penangkapan terhadap ke tujuh tersangka berawal dari adanya informasi dari petugas Avsec yang menyebutkan akan adanya sabu yang bakal melewati kota Palembang dengan jumlah besar. Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan.

Kemudian, pada Kamis (21/2) didapatilah tersangka Eka Candra (23) yang baru saja keluar dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang dengan barang bukti 673 Gram sabu yang akan dibawa ke Sulawesi.

Setelah itu, kepolisian pun langsung melakukan pengembangan dan didapatilah tersangka lainnya di Stasion Kereta Api Kertapati yakni Diki Purnama (22), Dedek (28) Nova (25), Asep (30), yang akan berangkat ke Lampung dengan barang bukti 3.206 Gram.

Dari hasil introgasi terhadap lima tersangka, ternyata sebagian barang bukti sudah di buangnya di toilet Bandara SMB seberat 2.016 gram sabu. Tak hanya itu, di hari yang sama polisi juga meringkus dua tersangka Ribut Haryanto dan Rizki di wilayah OKI yang merupakan teman Eka Candra

” Setelah mendapati tersangka pertama kita langsung melakukan pengembangan terhadap teman-temannya. Ternyata ada yang berangkat ke OKI dengan merental mobil, Kita pun langsung bergerak cepat melakukan razia dan berhasil meringkus pelaku dan langsung dibawa ke Polda. Kita ketahui, dari teman mereka ada satu yang berhasil lewat mengarah ke Kendari diduga membawa sabu seberat 4 kilogram,” ungkap Kapolda Saat ungkap kasus di Mapolda. Jumat (22/2)

Disamping itu, Tersangka Eka Candra mengaku jika dirinya sudah 13 kali lolos di bandara membawa sabu. Selain itu ,dirinya pun mengajak orang untuk menjadi kurir barang haram itu dari wilayah jawa ke berbagai tempat.

” Saya sudah 13 kali ngirim sabu Selalu berhasil. Baru Kali ini gagal. Seperti Padang Ke Bali berhasil. Dari Lampung ke Surabaya berhasil. Saya juga merekrut beberapa orang dengan membagi tugas masing-masing. Saya mendapat Rp 8 juga untuk sekali mengantar,” ungkapnya.

Sementara Rizki (27) dirinya bersama teman-teman barunya tersebut terbang dari Bandung, Jawa Barat menggunakan pesawat pada hari selasa. Mereka ditugaskan oleh seseorang bernama Ucok untuk ikut mengawal narkoba.

“Saya hanya bertugas mengawal agar barang tersebut aman. Saya yang jagain barang tersebut, sambil melihat situasi. Dari janjinya saya dijanjikan uang Rp 5 juta, duitnya belum saya terima.”bebernya. (Rian)