Beranda Peristiwa Demonstrasi Ratusan Sopir Batubara Geruduk Kantor Gubernur Sumsel

Ratusan Sopir Batubara Geruduk Kantor Gubernur Sumsel

PALEMBANG — Ratusan massa yang tergabung dalam gabungan sopir angkutan batubara Rabu (21/11) melakukan aksi protes di halaman kantor Gubernur Sumsel. Aksi mereka ini terkait pelarangan angkutan batubara melintas di jalan umum oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Dalam aksi protesnya, para sopir angkutan batu bara meminta untuk diberikan kebijakan yang adil dan menolak kebijakan yang menimbulkan banyak kerugian bagi mereka.

Korlap aksi Aris Mawan, meminta pemerintah memperhatikan nasib rakyatnya yang menggantungkan hidup dari angkutan batubara. Adanya pelarangan angkutan batubara di jalan umum membuat masyarakat semakin susah.

- BACA JUGA  Tolak Taksi Online, Penumpang Dan Sesama Sopir Angkot Adu Mulut

“Kalau angkutan batu bara distop lewat jalan umum kami tak bisa menafkahi keluarga kami, mata pencarian kami hilang, pengangguran pasti makin bertambah. Untuk itu kami minta angkutan batu bara tetap bisa melintas di jalan umum,” ucap Aris, Rabu (21/11).

Selain itu, lanjut Aris, dampak lainnya yang dirasakan akibat kebijakan pemerintah tersebut yakni tidak ada biaya untuk melanjutkan sekolah anak, bahkan sejumlah kendaraan kredit pun terancam ditarik oleh finance.

“Kami tidak punya kebun dan sawah, satu-satunya mata pencarian yang kami punya hanya dari mengangkut batubara, oleh karenanya mohon pak Gubernur meninjau peraturan tersebut,” teriaknya.

- BACA JUGA  Ratusan Driver Online Gelar Aksi Damai

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Nelson Firdaus menjelaskan, peraturan gubernur tersebut tidak bisa lagi diganggu gugat, meski sebenarnya pemerintah juga tidak tinggal diam memikiran jalan keluar lain.

“Beberapa tahun lalu pemerintah telah memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk membuat jalan sendiri, namun tidak dimanfaatkan, sehingga ya seperti yang ada saat ini,” singkatnya.(Dee)