Beranda Kriminal Pelajar SMP Tewas Usai Dirampok Teman

Pelajar SMP Tewas Usai Dirampok Teman

PALEMBANG — Diduga kuat telah jadi korban perampokan Ahmad Zaki (14), warga Desa Karya Maju, RT 10, RW 4, Kelurahan Karya Maju, Kabupaten Muba ini ditemukan tewas mengenaskan di Kanal Blok 20 PT MBI, Sungai Jarum Dusun V, Desa Supat Babat, Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba Kamis (19/7) sekitar pukul 16.00 WIB

Saat ditemukan posisi jasad pelajar kelas VII salah satu SMP swasta di Muba ini dalam keadaan terkelungkup diatas air dengan luka dibagian rahang akibat benda tumpul.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti mengatakan korban ditemukan oleh karyawan PT MDI saat mau mengambil air di Sungai Jarum. “Korban merupakan korban perampokan dan pencurian yang dilakukan oleh tiga orang teman nya sendiri yang ingin menguasai sepeda motor korban” ungkap Andes saat pres rilis di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Jumat (20/7).

- BACA JUGA  Pertandingan Sepakbola di Jakabaring Menelan Korban Jiwa

Dikatakan Andes, para Pelaku diduga sudah merencanakan aksinya dengan mengajak korban makan disalah satu tempat. Selanjutnya Korban dihabisi dengan menggunakan kayu balok hingga mengalami luka dibagian Wajah.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya ketiga pelaku berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Muba. Ketiga nya masing masing DJ, WA dan KF merupakan teman sepermain korban. “Barang bukti yang sudah kami amankan kayu balok yang digunakan tersangka untuk menghabisi korban dan sepeda motor milik korban,”bebernya.

Jayadi paman korban saat ditemui dikamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengatakan jika dirinya mendapatkan kabar kalau keponakan nya Ahmad Zaki telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dari pihak kepolisian pada Kamis (19/7) sehabis sholat magrib.

- BACA JUGA  Ditipu Ratusan Juta, PNS Lapor Polisi

“Dia (Ahmad Zaki) pamit keluar dari rumah dengan membawa sepeda motor Yamaha Vixion beserta STNK nya Kamis siang untuk beli peralatan MOS, karena dia baru masuk SMP,”katanya.

Saat ini, lanjutnya motor dan handphone Ahmad Zaki tidak tahu keberadaan nya. “Saya tidak tahu dia mengalami luka dibagian mana, karena saya tidak berani melihat jenazah nya. Dengan kejadian ini saya berharap pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku yang telah membunuh keponakan saya,”katanya (And)