Beranda Palembang Beberapa tahun terakhir, Diduga Managemen Citraland kuasai Lahan Warga tanpa izin

Beberapa tahun terakhir, Diduga Managemen Citraland kuasai Lahan Warga tanpa izin

 

PALEMBANG – Abunawar Husin, Ahli waris dari Alm Mawardi beserta Kuasa Hukum dari Urip Burlian SH & Partners dan belasan anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Kertapati lakukan pengukuran ulang hingga memasang patok lahan miliknya serta memblokir akses jalan yang ada di Perumahan Citraland di Jalan Yusuf Singadekane. (20/11)

Hal ini dilakukan lantaran Managemen Citraland beberapa tahun terakhir diduga kuasai lahan tanpa izin, tanpa pernah ada pembebasan lahan atau ganti rugi atas lahan yang dikuasai dalam pembangunan Perumahan elit di Kota Palembang tersebut.

“Kita berdasarkan surat kuasa dari Alm Mawardi dan ahli waris melakukan ukur ulang lahan yang kita miliki berdasar surat yang dikeluarkan oleh Kecamatan Kertapati tahun 2012 silam. Adapun lahan yang dimiliki oleh klien kami ini luasnya sekitar 8 ha atau 80 ribu meter persegi. Akan tetapi, sejak beberapa tahun terakhir dikuasai oleh Citraland tanpa pernah ada pembebasan atau ganti rugi atas lahan dimaksud,” beber Kuasa Hukum Alm Mawardi, Urip Burlian SH dibincangi saat proses pemasangan portal

Dijelaskannya, sebelum dilakukan pemortalan jalan ini, pihaknya juga sudah mengirimkan surat secara tertulis ke pihak manajemen dan pemilik Citraland ini. Akan tetapi, bukan jawaban baik yang diterima oleh ahli waris dan kerabat, tapi kliennya tersebut tidak diperbolehkan bisa memasuki lahan tersebut. Padahal dari awal pihaknya ingin selesaikan masalah ini secara baik dan tanpa mengerahkan massa.

“Ini tindak-lanjut dari surat yang dikirim ke pihak manajemen terkait hal ini. Namun, kita malah tidak diperbolehkan melihat lahan milik kita sendiri. Sementara kita ini memiliki bukti sebanyak 4 arsip dokumen terkait status tanah dimaksud. Karena ini tidak ada itikad baik dari manajemen, kita terpaksa melakukan ini semua. Kalau mau melaporkan kami ke pihak berwajib kita persilahkan. Sebab kami ini hanyalah menjaga lahan yang kami miliki,” tambahnya

Setelah di lahan tersebut dipasangi patok, pihaknya juga akan menempatkan warga sekaligus membangun gubuk di atas lahan dimaksud. Bahkan mereka ini yang nantinya menginap menjaga lahan tadi.

“Setiap hari akan ada warga dan anggota Pemuda Pancasila yang bertugas jaga ini semua,” ujarnya

Yoppy, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kertapati mengungkapkan, keberadaan dirinya dan segenap anggota ini tidak lain sebagai bentuk dukungan dari Pemuda Pancasila atas perjuangan Abunawar Husin dalam menjaga hak dan amanah dari kedua orangtuanya tersebut.

Namun sayangnya, sebelum bisa nikmati hasil dari lahan ini ternyata sudah beralih status kepemilikan. Padahal sama sekali tidak ada jual beli antara ahli waris dan pihak manajemen Citraland.

“Sampai saat ini, Anunawar Husin masih berstatus sebagai pemilik lahan tersebut. Untuk itu, saya berharap dari pihak-pihak terkait dan manajemen bisa selesaikan semua ini sebelum membangun. Apalagi lahan ini berada tepat di potongan jalan. Kalau tidak diselesaikan dalam waktu cepat, dikhawatirkan akan semakin larut,” pintanya

Abunawar Husin, pemilik lahan di dalam keterangan hanya berharap bila semua proses ganti rugi selesai, sulit untuk bisa berdamai dan warga memilih pindah ke tempat lain.

“Saya minta ini terang benderang,” singkatnya

Sementara itu, sampai saat ini pihak managemen Citraland belum bisa dihubungi lantaran kantor perumahan Citraland tersebut sepi. (yud)