Beranda Kriminal Kepergok, Pencopet Nyaris Tewas Di Massa

Kepergok, Pencopet Nyaris Tewas Di Massa

PALEMBANG,  —   Apes yang dialami Jonheri (38), lantaran kepergok hendak melakukan aksi copet satu buah Handphone di dalam bus kota jurusan KM12 – Kertapati, membuat warga jalan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ini, babak belur dihajar massa.

Namun, ayah dua orang anak ini berhasil diamankan dari amukan massa yang berada di dalam bus kota, setelah diserahkan oleh korbannya Susanto (49), ke pos Lantas fly over Jakabaring Palembang. Selanjutnya, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku langsung digelandang ke Mapolresta Palembang untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan data yang dihimpun, menurut keterangan Susanto, dirinya nyaris menjadi korban pencopetan bermula ketika ia menaiki bus kota yang juga ditumpangi oleh pelaku, pada Senin (19/11) pagi.

Namun, ditengah perjalanan pelaku pun berpindah tempat duduk mendekati korban untuk melancarkan aksinya mencopet Handphone korban. Akan tetapi, aksinya  diketahui oleh korban, yang sudah terlebih dahulu mencurigai gerak-gerik pelaku.

- BACA JUGA  Bawa Sajam, Tiga Warga Kertapati Diamankan Petugas

“Awalnya memang saya sudah curiga pak, dia (pelaku-red) berpindah duduk mendekati saya. Handphone saya itu di kantong celana sebelah kanan. Jadi, ketika dia mau mengambil Handphone, saya langsung berteriak copet. Terus saya pukuli dia pak, dan penumpang lain juga ikut mengeroyoknya. Setelah itu, baru kami serahkan ke pos Lantas, dan dibawa kesini (Polresta Palembang),” ungkapnya.

Sedangkan ditempat yang sama, Jonheri mengakui perbuatannya yang hendak mencopet Handphone korban. Dimana dirinya terpaksa melakukan aksi tersebut, lantaran tidak memiliki uang untuk membayar kontrakan rumah.

“Saya itu terpaksa pak, belum sempat saya mengambilnya, tapi sudah ketahuan. Rencana saya itu awalnya mau kerumah ibu saya, untuk meminta uang bayar kontrakan, tapi saya khilaf ketika melihat Handphone bapak itu, jadi hendak saya ambil,” ungkap pria pengangguran ini.

- BACA JUGA  Hendak Nonton Bola, Dua Remaja Dibegal 15 Orang

Jika berhasil mengambil Handphone korban, lanjut Jonheri, Handphone tersebut akan dijualkannya kembali untuk membayar kontrakan rumah. “Saya menyesal pak, karena terpaksa lagi tidak bekerja, anak istri mau makan, kontrakan mau dibayar. Baru sekali inilah hendak mencopet, tapi sudah dulu ketahuan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Ka SPKT Iptu Heri, membenarkan pihaknya telah menerima serahan pelaku dugaan tindak pidana Pencurian. “Untuk sementara ini, pelaku sedang dalam pemeriksaan unit Reskrim,” pungkasnya. (Cdr)