Beranda Kriminal Pelaku Perampokan Toko Sinar Mas ternyata Kakek Dua Cucu

Pelaku Perampokan Toko Sinar Mas ternyata Kakek Dua Cucu

PALEMBANG– Masih ingat dengan aksi perampokan yang viral karena dilakukan siang hari dan dalam suasana ramai beberapa waktu yang lalu? Ternyata salah seorang pelaku merupakan seorang kakek dengan dua orang cucu bernama Usman (40).

Usman yang tercatat sebagai warga Jalan Panca Usaha Lorong Parlopa Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang ini ditangkap petugas gabungan unit Pidana Umum (Pidum) dan Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang di kediamannya Kamis (20/9) sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun, karena mencoba kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap, satu dari dua pelaku perampokan toko emas Sinar Mas yang terletak di jalan Segaran Kecamatan IT I Palembang ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas petugas di kaki kanannya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, didampingi Kanit Pidum Iptu Tohirin, membenarkan pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku yang terlibat dalam aksi perampokan toko mas.

- BACA JUGA  Peredaran Sabu 3 Kg Milik Tahanan Lapas Berhasil Digagalkan

“Penangkapan berdasarkan dari laporan korbannya, lalu dilakukan penyelidikan dan penangkapan. Analisa sementara, tersangka yang kita amankan terlibat dalam aksi perampokan toko Sinar Mas, Dimana perannya mengawasi situasi sekitar lokasi,” ucap Yon, saat diwawancarai diruang kerjanya.

Ditegaskan Yon Edi, pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna meringkus pelaku utamanya. “Kita himbau untuk segera menyerahkan diri,” jelasnya.

Sedangkan Usman, ketika ditemui di ruang unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, berkilah terlibat aksi perampokan tersebut. Ia mengatakan ketika itu dirinya bertemu dengan pelaku utama berinisial MB saat menyeberang ke Dermaga 7 Ulu dengan menaiki perahu ketek.

“Kami hanya barengan naik ketek ke Dermaga 7 Ulu, dari Pasar 16 Ilir. Saya tidak tahu kalau habis merampok. Memang tangannya luka, tapi katanya habis berkelahi,” ujar kakek dua cucu ini.

- BACA JUGA  Ngaku Perwira Demi Miliki Mobil Ranger

Setibanya di Dermaga 7 Ulu, lanjut Usman, dirinya bersama MB naik bentor mengarah ke kawasan 12 Ulu Kecamatan SU II Palembang.

“Pas di sana, saya diberi gelang emas. Saya tidak tahu gelang itu dari mana, Hanya disuruhnya diam-diam saja. Gelang itu saya gadaikan kepada tetangga saya seharga Rp 700 ribu, uangnya sudah habis. Saya benar-benar tidak tahu kalau gelang emas itu hasil merampok pak. Sumpah pak, saya tidak tahu dan tidak terlibat dengan perampokan itu pak. Saya memang biasa mangkal di Pasar 16 Ilir dan kerja di sana,” tutupnya. (Cdr)