Beranda Kriminal Menipu Di Palembang, Tiga Warga Aceh Ditangkap Di Tangerang

Menipu Di Palembang, Tiga Warga Aceh Ditangkap Di Tangerang

PALEMBANG — Dengan membuat akun blog palsu atas nama PT Adymix Beton Cor, tiga orang warga Aceh masing-masing Salman Parisi (48) berperan sebagai Manager, Tioku Darmastiawan sebagai Karyawan (48) dan Samsuna (35) sebagai operator melakukan penipuan di Palembang.

Ketiganya melakukan penipuan dengan modus menjanjikan pengiriman semen cor kepada perusahaan yang membutuhkan semen cor dengan harga murah. Aksi mereka terungkap setelah PT. Andika Parsaktian Abadi yang berkantor di Jalan lingkar Dempo Kelurahan 15 ilir kecamatan Ilir Timur 1 Palembang melapor ke Polda Sumsel.

” Aksi perusahaan fiktif ini terungkap setelah ada korban yakni PT Andika Parsaktian Abadi melapor ke kita. Dimana dalam laporannya, perusahaan tersebut mengalami kerugian sebesar Rp. 86.840.000 yang di transfer pada tanggal 14 agustus lalu” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Budi Suryanto saat gelar perkara di Mapolda Sumsel, Kamis (20/9).

- BACA JUGA  Ditinggal 15 Menit, Motor Dokter Lenyap

Mendapat laporan tersebut, lanjut Budi, pihak Direskrimum Polda Sumsel langsung melakukan penyelidikan terhadap perusahaan para pelaku. Hasilnya, diketahui jika ketiga pelaku berada di Kota Tangerang.

” Setelah dilakukan penyelidikan ternyata para pelaku ini berada di Tangerang. Kita pun kemudian langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap ketiganya di sebuah ruko yang berada di Jalan Tecno Widia BSD Sektor II Blok H Nomor 7 Tangerang pada Selasa (18/9)” jelas Budi.

Selain mengamankan ketiga pelaku, lanjut Budi, pihak kepolisian juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang digunakan ketiga tersangka untuk melancarkan aksinya. “Petugas mendapatkan barang bukti berupa 11 ATM yang kesemuanya berbeda nama, 6 buku catatan, 9 Handphone, 3 buah Laptop, 9 buku rekening, dan 4 buah kartu handphone” ungkap Budi.

- BACA JUGA  Tahanan Gaduh di Sel, Diduga Peraturan Baru Mapolresta

Sementara, tersangka Samsuna mengaku jika dirinya hanya bertugas sebagai operator. Mereka sengaja memilih kota Palembang untuk mencari mangsa karena saat ini dikota palembang sedang gencar melakukan pembangunan. ” Palembang kita pilih sebagai tempat mencari mangsa karena memang saat ini sedang banyak pembangunan yanh yang membutuhkan semen cor” pungkasnya. (Rian)