Beranda Palembang FKUB Sumsel Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga Di Makam Pahlawan.

FKUB Sumsel Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga Di Makam Pahlawan.

 

PALEMBANG,  —   Dengan mengambil semangat para pahlawan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Selatan menggelar doa bersama sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Palembang, Senin (20/5) dalam rangka mengingat kembali jasa Pahlawan di hari kebangkitan Nasional sekaligus berdoa untuk keberlangsungan negara usai pengumuman presiden terpilih 22 Mei mendatang.

Ketua FKUB Sumsel KH Mal’an Abdullah menghimbau kepada seluruh masyarakat dapat menahan diri jelang pengumuman pilpres 22 Mei mendatang. Menurutnya ada yang lebih penting akan dihadapi bangsa Indonesia yakni, kerukunan. Dirinya mengingatkan jika kesepakatan mendirikan Indonesia dibangun atas dasar perbedaan, termasuk politik.

“Masa depan bangsa kita dibangun dari perbedaan suku, ras, agama. Para pendiri bangsa dan pahlawan dulu juga bisa mengesampingkan perbedaan yang ada. Dalam Islam ada pesan dari Khalifah Ali Bin Abi Thalib pernah mengatakan kepada Gubernur Mesir, yang bukan saudara seiman, adalah saudara dalam kemanusiaan. Itu jauh sebelum masa ini tepatnya, abad ke 7. Jadi, kita bisa meneladani apa yang ada untuk membangun bangsa,” ujar dia.

- BACA JUGA  Minat Baca Dikalangan Pelajar Meningkat

Hal serupa dikatakan oleh Pendeta FK Sihombing, menurutnya, bangsa Indonesia memiliki dasar yang baik dalam keberlangsungan negara persatuan yang terdiri dari ragam kepercayaan, suku bangsa. Dirinya berpesan apapun hasil Politik pada 22 Mei mendatang diharapkan dapat menjadi langkah kemajuan bangsa.

“Bangsa kita Indonesia dibangun di atas pancasila dan, dilandaskan hukum UUD 1945 serta, dengan semboyannya Bhineka Tunggal Ika, dimana, perbedaan dapat dikesampingkan. Pengumuman KPU nanti semoga membawa harapan, dan akan menjadi titik terang bangsa Indonesia. Apapun hasilnya akan membawa bangsa ini ke pada cita-cita bangsa Indonesia,” ujarnya

Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi langkah FKUB dalam menjaga kerukunan beragama di kondisi politik yang sedang panas saat ini. Deru berharap dengan adanya doa bersama ini dapat terdengar oleh masyarakat lain, dari Sabang sampai Merauke.

- BACA JUGA  Pemadam Kebakaran Harus Mandiri

 “Saat ini kita masih menanti pengumuman KPU. Kita juga melakukan berbagai kegiatan yang diinisiasi FKUB ditengah

hari kebangkitan nasional. Hal ini penting mengingatkan semua umat dibawah FKUB kami, sebagai umarah memfasilitasi. Bahwa ada semangat kebersamaan yang harus kita ingat pertama, mengingat tentang lahirnya indonesia. Kedua, bagaimana kita menikmati perjuangan para pahlawan,” tuturnya.

Sementara Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara imbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi atau yang disebut people power.

Menurut Kapolda, pemilihan umum merupakan agenda resmi yang telah di atur dalam undang-undang. Sementara untuk di sumsel sendiri telah dilakukan tanpa ada kendala.

” Disini sudah selesai tidak ada kendala. Kalau ada ajakan contohnya pergerakan people power tidak usah. Ini kan sudah agenda lima tahunan dan resmi diatur,” Ujar Kapolda. (Rian)