Beranda Kriminal Cabuli Bocah 8 Tahun, Guru Ngaji Dilaporkan Ke Polisi

Cabuli Bocah 8 Tahun, Guru Ngaji Dilaporkan Ke Polisi

PALEMBANG — Merasa tak senang, anak kesayangannya dicabuli oleh guru ngajinya, M (59) warga jalan Prajurit Kemas Ali Lorong Zeni RT 25 RW 09 Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT II Palembang ini mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Minggu (20/5) siang.

Dihadapan petugas, M bermaksud melaporkan MR (73), seorang guru ngaji yang tercatat sebagai warga jalan Urip Sumoharjo Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT II Palembang yang diduga telah mencabuli putrinya sebut saja Melati (8).

Menurut M, tindakan bejad yang dilakukan MR terjadi di akhir Maret 2018 silam, sewaktu Melati hendak mengaji di salah satu mushollah yang tak jauh dari rumah terlapor.

- BACA JUGA  Perhiasan dan Tablet Senilai Rp. 20 Juta Raib

Dirinya mengaku mengetahui kejadian yang dialami anaknya tersebut, bermula dari korban yang baru berani menceritakan kejadian yang sudah 2 bulan dialaminya.

“Dia sama sekali tak pernah cerita, baru beberapa hari yang lalu cerita setelah mengeluh merasakan sakit di bagian sensitifnya dan langsung kami bawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel,” ungkap M.

Dikatakan M, dari pengakuan anaknya tersebut terungkap jika tindakan bejat yang dilakukan guru ngajinya tersebut dilakukan di belakang musholah tempat dia dan teman-temannya biasa belajar mengaji.

Dari cerita korban, saat itu dirinya dan beberapa temannya mengaji di musholah. Kemudian oleh terlapor, Melati dibawa menuju ke belakang mushollah, dan langsung melancarkan aksinya dengan cara memangku korban.

- BACA JUGA  Ditodong Dalam Biskota, Mahasiswa Lapor Polisi

“Saat itulah dia (terlapor-red) memasukkan jarinya ke dalam (maaf) kemaluan anak saya hingga beberapa kali, saya tak terima dia telah menghancurkan masa depan anak saya dan minta agar dia segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harap M.

Sementara itu, Kasat Reksrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi, ketika dikonformasi terkait laporan korban ini membenarkan telah menerima laporan tersebut.

“Saat ini laporan korban tengah dilakukan penyelidikan oleh unit PPA Satreskrim Polresta Palembang untuk ditindaklanjuti,” singkat Andi. (Cdr)