Beranda Kriminal Dua Pelaku Pencabulan Dua Pelajar SMP Diringkus

Dua Pelaku Pencabulan Dua Pelajar SMP Diringkus

MUARA ENIM — Malang nasib kedua siswi SMP yang ada di kecamatan Benakat kabupaten Muara Enim ini sebut saja Bunga (14) dan Mawar (15). Keduanya menjadi korban tindak pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana diatur dalam Pasal 81 Ayat 1 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan UU No. 35 tahun 2014 atas perubahan UU No. 23 tahun 2004 tentang perlindungan anak.

Bunga (14) warga kecamatan Benakat, kabupaten Muara Enim, telah menjadi korban pencabulan oleh pelaku Jepri Syaputra Bin Tridihan (21), seorang karyawan swasta yang tercatat sebagai warga Dusun III Desa Pagar Dewa Kec. Benakat Kab. Muara Enim pada Minggu (15/3) di sebuah Pondok kebun duku milik warga Desa Pagar Dewa Kec. Benakat Kab. Muara Enim.

Kejadian ini diketahui setelah kedua orang tua korban yaitu Bunga melaporkan tindak pidana tersebut ke Polsek Gunung Megang Pada hari Senin 16 Maret 2020 lalu. Dimana dalam laporannya, orang tua korban datang ke Mako Polsek Gunung Megang melaporkan bahwa anaknya yaitu korban (red. Bunga dan Mawar) tidak pulang ke rumah sejak tanggal 15 Maret 2020 lalu, yang mana menurut keterangan korban, bahwa mereka dibawa oleh pelaku ke TKP.

Dari keterangan Bunga saat dirinya dibawa pelaku Jepri Syaputra ke kebun Duku milik salah satu warga di desa Pagar Dewa kecamatan Benakat dirinya mengalami tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh pelaku terhadapnya. Dimana pada saat pelaku membawanya ke TKP tersebut pelaku melepaskan baju korban dan menggerayangi tubuh korban serta langsung menyetubuhi korban.

Sedangkan, pelajar kedua yang menjadi korban pencabulan yakni Mawar (15) warga desa Gunung Megang Dalam Kec. Gunung Megang Kab. Muara Enim, dia mengalami tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh pelaku atas nama Fredi Susanto Bin Yusaid (22) yang juga karyawan swasta, warga Dusun II Desa Pagar Dewa Kec. Benakat Kab. Muara Enim.

Diketahuinya perbuatan bejat pelaku Fredi ini atas laporan orang tua korban Mawar ada hari Senin,16 Maret 2020 datang ke Mako Polsek Gunung Megang guna melaporkan bahwa anaknya yaitu korban Mawar tidak pulang kerumah sejak tanggal 15 Maret 2020. Dimana dari keterangan korban, ianya dibawa oleh pelaku ke TKP (red. Kebun duku di desa Pagar Dewa kec. Benakat) , lalu yang dilakukan oleh pelaku terhadapnya yaitu pelaku melepaskan baju korban dan menggerayangi tubuh korban dan sambil mengecup bagian dada korban serta meremas-remasnya hingga mengesekkan kemaluannya ke kemaluan korban, atas perbuatan pelaku tersebut diatas korban melaporkan kepada ayahnya hingga melaporkan kejadian itu ke Polsek Gunung Megang.

Menindak lanjuti kedua Laporan itu, Team Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin oleh Kapolsek AKP. Feryanto, SH dan Kanit Reskrim Iptu M. Heri Irawan, SE terus melakukan penyedilikan keberadaan terhadap para pelaku tersebut.

Lalu pada pada hari ini Kamis tanggal 19 Maret 2020 sekira pkl. 16.10 wib anggota mendapat informasi bahwa para pelaku sedang berada di jalan Lintas Sumatera Desa Gunung Megang Dalam Kec. Gunung Megang Kab. M. Enim, kemudian Team Trabazz Polsek Gunung Megang langsung berangkat ke tempat penangkapan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

“Benar kita telah mengamankan dua orang pelaku tindak pidana pencabulan atau persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Dan saat ini pelaku tersebut kita amankan di Polsek guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolres Muara Enim AKBP. Donny Eka Syahputra melalui Kapolsek Gunung Megang AKP. Feryanto, SH, Jum’at (20/03/2020) saat disambangi di Mapolsek Gunung Megang.

Lebih lanjut Feryanto mengungkapkan pihaknya telah mengamankan para pelaku beserta barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut terkait perkara tersebut.

“Bersama para pelaku kita juga mengamankan beberapa barang bukti berupa 1 (satu) helai baju terusan warna pink, 1 (satu) helai baju kaos oblong warna putih, 1 (satu) helai CD warna pink, 1 (satu) helai BH warna pnk tua, 1 (satu) unit SPM Honda Beat warna putih, 1 (satu) buah kunci kontak SPM warna Honda Beat warna putih, serta telah melakukan visum terhadap korban,”pungkasnya.(Andi/Nda)