Beranda Sumsel Muara Enim Diduga Terpeleset, Warga Ujan Mas Ditemukan Tewas Mengambang

Diduga Terpeleset, Warga Ujan Mas Ditemukan Tewas Mengambang

 

MUARA ENIM,  —   Warga desa Ulak Bandung, kecamatan Ujanmas, Muara Enim dikagetkan atas penemuaan seorang mayat laki-laki yang diduga tewas tenggelam di Sungai Lematang, Senin, (18/03) sore sekira pukul 16.30 wib bertempat di Sungai Lematang Dusun V Desa Ulak Bandung.

Dari hasil penelusuran diketahui korban bernama Edwin Praja Bin Edi Supriadi (24)  warga Dusun VII desa Ujan Mas Baru kecamatan Ujan Mas, Muara Enim.

Berdasarkan keterangan saksi mata penemuaan mayat tersebut pada sore hari sekitar pukul 16.30 saat dia berniat untuk mandi di Sungai Lematang, sesampainya di TKP, saksi melihat ada sesuatu yg mengapung, yg ternyata setelah di tarik ke tepi sungai, sesuatu tesebut ternyata Mayat laki-laki dengan identitas tersebut diatas, selanjutnya atas penemuaan itu saksi langsung melaporkan penemuan mayat itu kepada Kepala Desa Ulak Bandung.

- BACA JUGA  Diduga Depresi, Pria Tanpa Identitas Terjun Dari Jembatan Ampera

Atas laporan itu Kepala Desa Langsung menghubungi anggota Polsek Gunung Megang guna melaporkan kejadian tersebutb. Kemudian menindak lanjuti laporan itu anggota Polsek Gunung Megang di pimpin langsung oleh Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto, SH langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan pengecekan terhadap korban, introgasi para saksi, serta mengambil dokumentasi penemuaan mayat itu.

Kapolsek Gunung Megang AKP. Feryanto menerangkan Korban di ketahui pergi dari rumah pada hari Minggu sekira jam 01.00 wib menggunakan sepeda motor merk Yamaha Mio Warna merah muda dan putih BG 6657 OW dengan maksud untuk mencari adiknya.

- BACA JUGA  Anggaran Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Dikritik

“Korban berangkat dari rumah dengan tujuaan mencari adiknya yang masih belum pulang. Saat korban mencari adiknya tersebut, Korban di duga terpeleset pada saat hendak buang air kecil di sungai Lematang Desa Ujan Mas Lama, di karenakan sepeda motor korban di temukan di dekat pinggiran sungai lematang Desa Ujan Mas Lama dan kunci kontak sepeda motor yang digunakannya masih terdapat pada kantong celana koran,” terang Feryanto.

Lanjut Fery atas kejadiaan ini pihak keluarga korban menerima kejadian tesebut dengan ikhlas dan tidak mau dilakukan otopsi.

“Dugaan meninggalnya korban karena tenggelam akibat terpeleset ke Sungai fan pihak keluarga telahbmenerima kepergiaan korban sehingga tidak ingin dilakukan autopsi,” pungkasnya. (Nda)