Beranda Kriminal Tujuh Bulan Buron, pelaku Curanmor Dipelor

Tujuh Bulan Buron, pelaku Curanmor Dipelor

 

PALEMBANG,   —   Setelah kurang lebih tujuh bulan menjadi buronan anggota kepolisian, Akhirnya Karnedi (21), pelaku pencurian sepeda motor berhasil diringkus tim unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, pada Senin (18/3) sekitar pukul 18.30 WIB.

Warga lorong Rama II Kelurahan Alang-alang Lebar Kecamatan Alang-alang Lebar ini, diringkus saat ia berada di salah satu warung di kawasan jalan Macan Lindungan Kecamatan Gandus Palembang. Bahkan pelaku pun terpaksa diberikan tindakan tegas, dilumpuhkan dengan timah panas petugas kepolisian lantaran melawan saat dilakukan penangkapan.

Berdasarkan informasi yang di dapat, ketika ditemui diruang unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, pelaku mengakui aksinya yang sudah mencuri sepeda motor jenis Yamaha N-Max di lorong Rama VI, yang tak jauh dari kediamannya.

- BACA JUGA  Cemburu, Warga Sungki Tusuk Istri Sirih

“Saya itu awalnya keliling bejalan kaki pak. Terus melihat pagar rumah korban terbuka, jadi saya langsung masuk mengambil motor itu, karena tidak terkunci stangnya, jadi saya dorong bawa keluar,” ujar pria pengangguran ini.

Setelah mendorong motor sekitar 200 meter, lanjut pelaku, ia pun langsung menghidupkan motor dengan cara meracik kabel stater motor tersebut.

“Motornya saya jual dikawasan Gandus pak, seharga Rp 6 juta. Uangnya sudah habis, untuk kebutuhan sehari-hari. Baru sekali inilah saya mencuri motor pak, dan baru inilah ditangkap polisi,” ungkapnya sesali atas ulahnya.

- BACA JUGA  Saat Jemput Penumpang, Driver Ojek Online Dibegal

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, didampingi Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Alya Sukmana, melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin, membenarkan pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku Pencurian Sepeda Motor (Curanmor R2).

“Ya, pelaku ini merupakan spesialis Curanmor, diduga sudah lebih dari satu kali melakukan aksinya. Untuk saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan. Atas ulahnya, pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (Cdr)