Beranda Kriminal Rampas Handphone, Residivis Keok Diterjang Timah Panas

Rampas Handphone, Residivis Keok Diterjang Timah Panas

PALEMBANG,  —   Utama Wiraguna (21), warga Desa Sungai Pinang Lorong Sampurna Kecamatan Banyuasin, ditangkap unit Buser Polsek SU I Palembang, pada Minggu (18/3).

Pelaku ditangkap lantaran terlibat dalam aksi Pencurian dengan Kekerasan (Curas), terhadap korban Yogi Romadon (20), warga jalan Bukit Besar Kelurahan Lorok Pakjo Palembang. Dimana pelaku bersama rekannya L (DPO), sudah mengambil dompet dan Handphone korban dengan ancaman senjata tajam jenis Badik.

Tak hanya berhasil ditangkap, Residivis kasus Perkelahian pada tahun 2014 ini pun terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikedua kakinya oleh pihak kepolisian, lantaran melakukan perlawanan dan hendak kabur saat ditangkap.

“Berawal dari laporan korbannya yang masuk ke Polsek SU I, yang kemudian langsung dilakukan penyelidikan. Dan ketika keberadaannya diketahui, petugas Buser Polsek SU I Palembang, langsung melakukan penangkapan ketika pelaku sedang berada dikawasan Jakabaring Palembang,” ucap Kapolsek SU I Palembang, Kompol Mayestika Hidayat, melalui Kanitres Ipda Alkap, saat gelar press release, Senin (19/3) sore.

- BACA JUGA  Hendak Pulang Ke Rumah, Warga Sungai Tawar Dibacok OTD

Untuk modus yang dilakukan pelaku, lanjut Alkap, Bermula ketika kedua pelaku mendekati korbannya yang sedang asik berpacaran diatas motor untuk memintai uang. Kemudian pada saat korban mengeluarkan uang, tiba-tiba pelaku L (DPO), langsung mengeluarkan Senjata Tajam (Sajam) jenis Badik, sambil merampas Handphone korban.

“Namun korban berteriak minta tolong ketika pelaku hendak mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sehingga membuat pelaku kabur melarikan diri dam korban membuat laporan ke Polsek SU I Palembang. Mendapati laporan tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku dikawasan Jakabaring,” jelas Alkap.

- BACA JUGA  Baru Keluar Penjara, Pria ini Kembali Lakukan Aksi Begal

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP, tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dengan ancaman 5 tahun penjara. “Untuk barang bukti yang diamankan, Satu buah Sajam jenis Badik, dan satu buah Kunci Leter T,” tegasnya.

Sedangkan pelaku Utama mengaku nekat melakukan aksi Pencurian tersebut, Lantaran diajak oleh temannya L. “Kebetulan juga saya tidak ada pekerjaan pak. Rencana jika berhasil jual Handphone korban, uangnya kami bagi dua, untuk makan sehari-hari dan beli minuman keras,” ungkap Utama menyesali perbuatannya. (Cdr)