Beranda Berita Pemkot Palembang Ajukan 916 Orang Formasi Penerimaan CPNS

Palembang Ajukan 916 Orang Formasi Penerimaan CPNS

# Penempatan masih dibahas

PALEMBANG – Pengajuan 916 orang Formasi yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk Penerimaan CPNS tahun ini, penempatannya masih akan dibahas.

Saat dihubungi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, Riza Fahlevi mengungkapkan pihaknya sudah siapkan jumlah orang namun penempatan masih dibahas.

“Mengenai kebutuhan dan penempatan, masih akan dibahas lagi. Tapi sementara ini, kita sudah siapkan angka tersebut, Angka ini sendiri cukup besar, mengingat kebutuhan Pemkot Palembang, jika dibandingkan dengan daerah lain,” singkatnya. Jumat, (18/10)

Ia menambahkan, Angka ini cenderung meningkat, seperti yang disampaikan oleh Kakanreg VII BKN Ir Agus Setiadi M. Si. Bahwa proses penerimaan sendiri masih dalam tahap persiapan. Pihaknya baru akan melakukan rapat pembahasan, sebelum pengumuman akhir bulan Oktober ini.

- BACA JUGA  Harno - Fitri Resmi Dilantik Jadi Walikota dan Wakil Walikota Palembang

“Kita akan rapat besar (nasional) 28-30 Oktober ini. Persis di akhir bulan, rencananya baru akan diumumkan,” ujar Agus

Hanya saja memang lanjutnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan formasi yang resmi dari 17 Kabupaten/Kota, termasuk Pemprov Sumsel. Namun dikatakannya, secara nasional penerimaan CPNS kali ini masih akan fokus kepada tenaga pengajar dan kesehatan.

Untuk CPNS yang tidak lulus proses adminitrasi, Agus menyampaikan Calon tersebut boleh meminta klarifikasi penyebab atau alasan tidak lulus, sebelum lanjut ke tahapan tes berikutnya yaitu Computer Assisted Test (CAT).

- BACA JUGA  Besok, Korem Gapo Tunjukan Barang "Rampokan" Dari BPBD Ke Gubernur

“Setelah pengumuman administrasi diberikan waktu dua minggu untuk menyanggah. Kemudian baru dilanjutkan. Ini yang membedakan tes tahun ini, sehingga betul-betul memberikan kesempatan bagi pelamar,” jelasnya

Sedangkan untuk rekrutmen tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak akan dibuka tahun ini. Menurut Agus hal ini lantaran belum siapnya aturan penerimaan. (yud)