Beranda Sumsel Muratara Disperindagkop MURATARA Sosialisasikan Pentingnya Pengelolaan Limbah Industri

Disperindagkop MURATARA Sosialisasikan Pentingnya Pengelolaan Limbah Industri

79ad5c6b791743d4865e1f7d59b11219Muratara – Guna menjaga kelestarian lingkungan serta rasa nyaman pada warga, maka Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Musi Rawas Utara (MURATARA) mengadakan Sosialisasi dan Pelatihan Pola Pengelolaan Limbah Industri dalam Menjaga Kelestarian Kawasan Industri Mikro, Kecil dan Menengah tahun 2016.

Kepala Disperindagkop MURATARA, Hj. Purnamawati Siregar mengatakan, sosialisasi dilaksanakan selama satu hari dengan tujuan agar dapat memberikan penghasilan tambahan dan pelaku usaha UKM mengerti apa pengelolaan limbah itu sendiri. “Pentingnya sosialisasi ini agar warga jangan membuang limbah industri sembarangan. Karena limbah itu ada manfaatnya, maka kita datangkan Baristand dari Palembang. Ini guna mensosialisasikan pengelolaan limbah,” jelasnya, Selasa (18/10).

- BACA JUGA  27 Raperda Bakal Dibahas Tahun 2016

Dilanjutkannya, Untuk pengelolaan limbah ini tidak sembarangan alias asal buat saja. “Seumpamanya limbah tahu harus ada tempat penampungan. Jika proses kimia maka kita aduk dengan tawas. Kemudian air tersebut mulai jernih, maka boleh dibuang sebab sudah aman, tidak mengganggu kenyamanan warga,” jelasnya.

Pihaknya berharap apa yang sudah disampaikan oleh narasumber bisa memberikan ilmu bagi peserta. Kemudian memberikan kesadaran betapa pentingnya pengelolaan limbah industri tersebut.

Di tempat yang sama, Habsah dari Balai Riset Standarisasi Industri (Baristand) Palembang mengatakan, pengelolaan limbah ini penting. Selain bakal mengganggu kenyamanan warga, limbah justru dapat memberikan manfaat jika bisa mengelolanya. “Banyak sekali manfaat dari limbah. Contoh saja peternak ayam bisa membuat kotorannya menjadi pupuk,” ucapnya.

- BACA JUGA  Bupati MURATARA Lantik 2 Pejabat Eselon III

Habsah pun menambahkan, besar harapannya agar peserta yang ikut presentasi dapat menerapkan ilmu yang sudah didapatkan. “Sehingga limbah tidak mengganggu warga, tetapi justru memberikan manfaat,” terangnya sembari menutup pembicaraan. (Fatima)