Beranda Kriminal Dirampok Didepan ATM, 100 Juta Melayang

Dirampok Didepan ATM, 100 Juta Melayang

 

PALEMBANG,   —   Robin (40), warga Jalan KH Azhari RT 38 RW 07 Kelurahan 10 Ulu Kecamatan SU I Palembang, harus kehilangan uang sebesar Rp 100 juta, setelah dirampok oleh dua orang tak dikenal.

Tak terima kejadian tersebut, membuat Robin melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Rabu (18/4).

Setelah menerima laporan dari korban, KSPK Polresta Palembang, Ipda Haidir beserta unit Identifikasi dan piket Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalan Veteran Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Palembang, tepatnya didepan Bank Maspion.

Saat ditemui dilokasi kejadian, Robin mengatakan peristiwa kejadian bermula setelah dirinya usai mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sebesar Rp 100 juta. Namun, ketika dirinya hendak keluar ATM, sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba datang dua orang pelaku yang langsung berusaha menusuk dirinya menggunakan senjata tajam jenis Pisau.

- BACA JUGA  Tak Senang Ditegur Main Percon, Tomi dan Ayahnya Mengeroyok Aliyadi

“Pada saat itu saya tangkis pak, terkena tangan kiri saya. Sedangkan tangan kanan saya menenteng kantong kresek yang berisi uang yang baru saya tarik,” ungkap Robin.

Namun kedua pelaku terus-menerus menusuk korban, untuk berusaha mengambil kantong kresek yang berisi uang milik korban.

“Saya tersungkur pak menangkis serangan kedua pelaku, sampai tangan kanan saya terluka akibat sayatan pisau. Sudah itu kantong kresek tersebut jatuh langsung dibawa kabur pelaku. Kejadiannya memang cepat sekali, dua pelaku saya lihat tidak memakai penutup wajah, tapi saya tidak bisa mengenalinya dengan jelas, namun saya yakin terekam CCTV,” jelasnya.

- BACA JUGA  Copet Dompet Polisi, Residivis Di Kerangkeng

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui KSPK Ipda Haidir, mengatakan laporan korban sudah diterima dan pihaknya pun telah mendatangi lokasi kejadian guna lakukan olah TKP.

“Selanjutnya laporan akan diserahkan ke unit Reskrim, guna ditindaklanjuti,” singkatnya. (Cdr)