Beranda POLDA Polresta Palembang Pelaku Begal Yang Masih Buron Dihimbau Menyer

Pelaku Begal Yang Masih Buron Dihimbau Menyer

PALEMBANG, — Anggota gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang, sudah berhasil meringkus 11 pelaku Begal yang menewaskan Deni Setiawan (16), di jalan Mayor Zubir Bustam Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame Palembang.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIK SH MH, di dampingi Kanit Pidum Iptu Tohirin, saat gelar press release dihalaman belakang Mapolresta Palembang, Senin (16/7) sore.

“Mereka ditangkap dilokasi yang berbeda-beda. Pelaku sudah berhasil ditangkap sebanyak 11 orang yang terkait aksi Begal di kawasan jalan Sukarame Palembang, termasuk pelaku utama yang membacok korban hingga meninggal,” ungkap Wahyu.

Tak lupa juga Kapolresta Palembang menghimbau kepada pelaku begal yang menewaskan Deni Setiawan (16) yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. Bahkan, pihaknya tak segan-segan akan memberikan tindakan tegas apabila tertangkap.

- BACA JUGA  Pasca Lebaran, Pemohon SIM Meningkat

“Masih ada enam pelaku yang masih buron, dan akan terus kita kejar sampai dapat. Jadi, kita mengimbau untuk segera menyerahkan diri, jangan sampai ditangkap oleh anggota, karena akan kita berikan tindakan tegas,” bebernya.

Untuk modus yang digunakan pelaku, masih dikatakan Kapolresta Palembang, diawali dengan para pelaku mengendarai enam sepeda motor dan menghadang korban di tempat kejadian perkara (TKP). Lalu para pelaku langsung menyerang ketiga korban dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).

“Untuk motifnya masih kita dalami, karena menurut mereka dilakukan secara spontanitas. Akan tetapi, kita tak langsung percaya begitu saja. Sebelum melancarkan aksinya, para pelaku ini sempat meminum-minuman keras (Miras). Ada tiga korban, dua mengalami luka berat dan satu meninggal dunia,” jelasnya.

- BACA JUGA  Motivasi Dari Guru, Cleaning Servis Jadi Polisi

Selain para tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti berupa empat unit sepeda motor, salah satunya milik korban, tiga buah Sajam dan uang sebesar Rp 350 ribu yang diduga hasil penjualan motor.

“Kita terapkan Pasal 340 KUHP Tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati, dan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas),” tegasnya. (Cdr)