Beranda Kriminal Pasutri Di Bayung Lencir Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Pasutri Di Bayung Lencir Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

SEKAYU– Warga Desa Pangkalan Bayat Kecamatan Bayung Lencir Senin (17/6) pagi sekitar pukul 06.00 WIB dihebohkan dengan penemuan sepasang mayat suami isteri (pasutri) dalam kondisi tewas mengenaskan. Disekujur tubuh keduanya dipenuhi luka bacok senjata tajam.

Kedua korban yang diketahui bernama Pawito (41) dan isterinya Suprihatin (35) ditemukan pertama kali oleh Kasimin dan Warso, warga sekitar yang kebetulan pagi itu hendak pergi menyadap karet.

” Mayat Pasutri tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang hendak pergi ke kebun karet” ungkap Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti saat dikonfirmasi Senin (17/6).

Melihat ada mayat terkapar dipinggir jalan desa, lanjut Kapolres, keduanya kemudian berbalik arah dan memberitahu warga desa. Kemudian warga pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

- BACA JUGA  Mencuri Rokok Pedagang Asongan Dimasjid Agung, Abdul Diringkus

“Mayat tersebut ternyata Pawito yang tewas dengan luka bacok di kepala kanan, rahang kanan, telinga kanan, pergelangan tangan kanan, kepala kanan, jempol kiri robek dan telunjuk kanan putus” jelas Kapolres.

Warga pun kemudian berinisiatif untuk mendatangi rumah korban yang tidak jauh dari lokasi penemuan mayat guna memberitahukan istrinya Suprihatin. Namun, warga kembali dikejutkan dengan penemuan mayat sang isteri yang telah terbujur kaku dengan luka bacok di bagian pelipis kanan, mata kanan, mulut kiri, leher kiri, telapak tangan, pergelangan kanan dan tangan kiri.

- BACA JUGA  Saat Perut Mules, Motor Digondol Pencuri

Warga pun kemudian langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bayung Lencir Musi Banyuasin. Kapolsek Bayung Lencir AKP Bagus Adi Suranto berserta anggotanya langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP, Polisi mendapati barang berharga milik korban tidak ada yang hilang, baik itu cincin, handphone, motor, dan lainya.”Dari informasi yang kita dapat, korban ini dikenal warga sebagai orang yang baik. Kita masih melakukan penyelidikan. Untuk motifnya belum kita ketahui,” jelas AKP Bagus. (Joel)