Beranda Kriminal Dua Pelaku Pembuat Senpira Dibekuk

Dua Pelaku Pembuat Senpira Dibekuk

 

PALEMBANG  —  Jajaran Ditrektorat Kriminal Reserse Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel berhasil membekuk Dua pelaku Pembuatan Senjata Api Rakitan.

Mereka adalah Sario alias Sahiril (54) warga Jalan Tajah Indah 5 Dusun I Kecamatan Betung Kabupaten Bayuasin dan Zulkilfi (44) warga Jalan Dusun I RT 01/02 Desa Seratus Lapan Kecamatan Babat Supat Muba.

Kedua Tersangka diringkus petugas pada Kamis (9/11) sekitar pukul 11.30 WIB saat berada dirumah nya masing-masing.

Selain keduanya, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa Sepucuk senjata api laras pendek jenis revolver dari tersangka Sario dan  1 pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis Aka 101 warna hitam, 4 butir amunisi Ssi, 10 butir amunisi Fn, 1 butir amunisi v2, 2 butir amunisi revolver, dan barang bukti pembuatan senjata dari tersangka Zulkifli.

Berdasarkan pengakuan Zulkifli, dirinya mempelajari pembuatan senjata api yang berhasil dirakitnya dari internet dan senjata mainan.

“Sekitar dua bulan saya merakit senjata itu hingga siap pakai, sudah saya coba untuk menembak babi tapi tidak mati, rencananya senjata itu mau dijual seharga dua puluh lima juta, tapi ditawar orang dua juta tidak saya jual. “7ntuk amunisinya sendiri hanya dikasih oleh temannya yang berinisial JF,” ucapnya saat gelar perkara Kamis (16/11).

Pengakuan yang sama juga diungkapkan Sario untuk merakit satu pucuk senpira jenis pistol hanya butuh waktu dua bulan, ilmu yang didapat untuk merakit diperolehnya dari senjata mainan anak anak.

“Rencananya pistol itu mau dijual seharga tiga juta, hasil dari penjualan pistol itu mau saya bayarkan hutang saya,”akunya.

“Sementara itu Wadir Reskrimum Polda Sumsel AKBP Azis Andriansyah menjelaskan kedua pelaku ini ditangkap berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa adanya pembuatan Senpira dilingkungan mereka.

Mendapat laporan tersebut anggota Subdit III Jatanras Ditreskrium langsung melakukan penyelidikan dan ternyata benar saja saat dilakukan penyelidikan dirumah kedua pelaku ditemukan senjata api rakitan yang sudah jadi.

“Berdasarkan pengakuan dari keduanya baru dua bulan menjalani profesi ini, untuk modal membuat senpira tersebut tidak sampai satu juta, dan senjata tersebut akan di seharga tiga juta,”katanya

Ia menambahkan, untuk mengetahui sudah berapa lama dan banyaknya senpira yang sudah dibuat oleh kedua tersangka pihaknya akan terus melakukan pendalaman termasuk mencari tahu siapa pemasok Amunisi yang ditemukan tersebut.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang masih menyimpan, menguasai dan memiliki senpira wajib hukumnya untuk menyerahkan kepada pihak kepolisian, jika tidak apa bila kedapatan maka akan ditindak tegas seusai dengan Undang-Undang darurat No 12 Tahun 1951,”terangnya. (And)