Beranda Kriminal Diajak Main Ke Kosan Teman, Remaja Putri Nyaris Diperkosa

Diajak Main Ke Kosan Teman, Remaja Putri Nyaris Diperkosa

PALEMBANG   —   mungkin apa yang dialami oleh SD (20), warga Jalan Tombak Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Kemuning ini bisa menjadi pelajaran bagi remaja putri lainnya.

Dimana korban SD terpaksa melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang pada Selasa (15/5) sore, karena dirinya nyaris menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh teman prianya.

Dalam laporannya, korban mengaku nyaris menjadi korban percobaan Pencabulan yang dilakukan seorang pria yang baru di kenalnya berinisial Ar (25) di sebuah rumah kost di Jalan Jend A Yani Lrg H Umar Kelurahan 9/10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, pada Senin (14/5) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Dimana saat itu, diceritakan korban, pelaku menjemput dirinya dirumah dengan mengendarai sepeda motor untuk tujuan berjalan-jalan. Namun, setelah berjalan-jalan, sepeda motor diarahkan terlapor menuju ke tempat kejadian perkara yang diketahui ditempati teman pelaku.

“Waktu disuruh masuk ke dalam bedeng saya tidak curiga. Tapi, saat lagi main ponsel tiba-tiba dirampas dan diarahkan masuk ke dalam kamar pak,” ucap korban saat melapor.

Merasa tak curiga, korban pun mencoba masuk kedalam kamar untuk mengambil Hp miliknya yang dirampas terlapor. Namun, sewaktu di dalam kamar pelaku langsung menggerayangi tubuh korban.

Beruntung disaat itupun korban langsung memberontak, sehingga membuat pelaku yang nafsunya sudah diatas ubun-ubun membenturkan kepala korban ke dinding. Tak ayal, hal ini mengakibatkan bibir dan gigi bawah korban rontok hingga bahunya terasa sakit.

“Setelah itu saya langsung kabur dan mengadu ke ibu RT disitu pak. Saya tak terima dengan perbuatannya saya mohon dia segera ditangkap pak,” jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi SH, saat dikonfirmasi terkait laporan ini membenarkan. “Saat ini laporan korban telah ditindaklanjuti dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Andi. (Cdr)