Beranda Kriminal 20 ribu Baby Lobster Ilegal di Sita

20 ribu Baby Lobster Ilegal di Sita

PALEMBANG– Jajaran TNI Angkatan Laut (AL) Palembang berhasil menyita sebanyak 20 ribu baby lobster di alur Sungai Lokan Desa Sungai Jeruk Nipah Panjang, Tanjabtim, Provinsi Jambi.

Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (P) Saryanto mengatakan, Penangkapan bermula pada Hari Senin Tanggal 15 April 2019
sekitar pukul 20.30 wib, Tim F1QR Posmat Nipah Panjang dan Tim Intel Lanal Palembang melaksanakan Patroli Rutin di perairan Nipah Panjang Provinsi Jambi.

Kemudian, Tim mendeteksi secara visual terlihat speedboat 40 PK yang melintas, lalu dilakukanlah pengejaran terhadap speedboat diduga mengangkut barang ilegal tersebut. Saat dilakukan pengejaran, ternyata pengemudi speed berhasil melarikan diri.

- BACA JUGA  Cemburu Buta Kakek 57 Tahun Bacok Istri Sirih

” Lalu kita lakukan pemeriksaan, ternyata mereka membawa 20 ribu baby lobster jenis mutiara dan pasir yang dimasukan dalam box, tetapi pelakunya berhasil kabur. Karena malam hari mereka lolos,” Ujarnya. Selasa (16/4)

Menurut Saryanto, Baby Lopster tersebut diduga berasal dari luar perairan Sumatera Selatan dan perairan jambi, yang akan dibawa ke Negara Singapura. “Kita menduga akan dibawa ke singapura. Lobster itu diduga dari luar. Karena untuk diperairan sumatera dan jambi tidak ada lobster jenis itu,” Jelasnya.

Saryanto menyatakan, saat ini Barang bukti tersebut diserahkan ke Dinas Perikanan Jambi, yang akan di lepas besok (17/4) ke Pulau Natuna bersama Menteri Perikanan. “Dengan mengagalkan peredaran baby lobster berjumlah 20 ribu, jika di rupiahkan senilai Rp. 3,5 Miliar” pungkasnya. (Rian)