Beranda Peristiwa Kebakaran Sijago Merah Ludeskan Puluhan Rumah Warga Karang Anyar

Sijago Merah Ludeskan Puluhan Rumah Warga Karang Anyar

PALEMBANG– Peristiwa Kebakaran kembali terjadi di kota Palembang. Kali ini si jago merah mengamuk dan menghanguskan puluhan rumah yang di di Jalan PSI Kenayan, Lorong Kayu Bulat, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus  Palembang. Selasa (15/10) siang.

Sempitnya akses jalan dan padatnya rumah penduduk yang mayoritas berbahan kayu menyebabkan api cepat membesar. Petugas pemadam kebakaran kota Palembang bersama warga setempat masih berjibaku melakukan upaya pemadaman.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut diduga terjadi akibat pembakaran sampah. Dimana sebelumnya api terlihat pertama kali di rumah milik Sam yang saat itu tengah membakar sampah. “Api pertama kali muncul di rumah Sam yang kebetulan sebelumnya tengah membakar sampah” tutur seorang warga.

Rizal (54), asisten Andi bapaknya Kapolri mengungkapkan, bila ada tujuh pintu kontrakan milik orangtua (Ortu) Kapolri ikut terbakar.“Kalau bedeng (kontrakan) bapak ada tujuh pintu yang terbakar. Tetapi untuk masalah terbakarnya, aku tidak tahu penyebabnya,” katanya.

- BACA JUGA  Terminal Automation System Pertama di Pulau Sumatera

Menurut Rizal, bila kebakaran ini terjadi empat lorong di dua RT yakni RT 6 dan RT 8. “Memang mobil damkar masuk susah, karena akses jalan yang kecil. Kalau di RT 6 ini, Lebih kurang ada 50 rumah yang terbakar ,” katanya.

Maimunah (45 tahun), menjadi satu pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran mengatakan saat kebakaran terjadi, dia bersama suami dan anak bungsunya sedang berada di dalam rumah.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan banyak orang yang awalnya dikira Maimunah berasal dari suara orang berkelahi disekitar rumahnya.

“Terus saya buka jendela, tiba-tiba lihat api sudah tinggi, mengepul dan hitam. Disitu saya panik dan ikut teriak,” katanya.

Dengan cepat, Maimunah langsung membangunkan suami dan anaknya yang tengah tertidur pulas.

Kemudian mereka bergegas pergi meninggalkan rumah dan hanya ingat untuk membawa sebuah koper kecil yang berisikan ijazah.

- BACA JUGA  FBBI Kembangkan Pariwisata Indonesia

“Tapi barang-barang lain seperti uang, baju sekolah, buku-buku, tidak ada yang bisa diselamatkan.” Katanya.

Kencangnya tiupan angin membuat api terus berkobar dan menyambar ke rumah-rumah lain di sekitar dalam musibah kebakaran

Terlihat kobaran api masih membumbung tinggi dan selain melakukan penyiraman, petugas pemadam kebakaran bersama warga merobohkan sebuah rumah agar api tidak menjalar.

Sedangkan sejumlah warga sekitar sambil menangis terlihat menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dikeluarkan agar tak ikut dilalap api.

Meski api sudah mulai bisa ditaklukkan, namun petugas bersama belasan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan satu unit water canon yang diturunkan masih berada di lokasi kejadian.

Selain itu, terlihat seorang pria ditandu oleh petugas medis naik ke ambulance untuk mendapat pertolongan yang diduga menjadi korban keganasan si jago merah. (Red/BP)